SuaraJawaTengah.id - Ki Ageng Rangga Sasana ditunjuk menjadi manajer klub Liga 3 Persab Brebes. Pria yang dikenal dengan sebutan Lord Rangga itu menjanjikan pendanaan dan menargetkan bisa membawa Laskar Jaka Poleng lolos ke Liga 2.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Persab Brebes Heri Fitriansyah saat ditanya perihal penetapan Lord Rangga sebagai manajer di tengah proses penjaringan calon ketua umum Persab Brebes.
"Di akhir pembicaraan saat disepakati menjadi manajer, Lord Ranggga menyatakan sanggup memenuhi apabila ada kekurangan biaya di Liga 3, dan targetnya Persab Brebes masuk Liga 2. Jadi janjinya mau memenuhi biaya dan tidak akan menjadi masalah kalau pun nanti dia tidak jadi ketua umum," kata Heri, Jumat (5/8/2022).
Menurut Heri, kesanggupan Lord Rangga untuk mendanai jika Persab kekurangan dana saat mengarungi kompetisi Liga 3 dituangkan secara tertulis lengkap dengan tanda tangan. "Tapi tidak disampaikan sumber dananya dari mana," ucapnya.
Selain komitmen dalam pendanaan, lanjut Heri, selama proses penjaringan calon ketua umum Lord Rangga juga menunjukkan keseriusan mengikuti tahapan demi tahapan yang harus dilalui.
"Dia daftar pertama, mengembalikan formulir pertama, rapat juga datang pertama. Setiap interview juga semangat walaupun kita tidak bisa menangkap secara utuh. Jadi tidak hanya ucapan, tapi tindakan," ujarnya.
Sebelumnya Heri mengungkapkan, Lord Rangga resmi menjadi manajer Persab Brebes sejak 2 Agustus 2022. "Lord Rangga menjadi manajer setelah dilakukan rapat dan disepakati oleh tujuh bakal calon serta disaksikan suporter," katanya.
Heri menjelaskan, penunjukkan Lord Rangga sebagai manajer merupakan bagian dari proses pemilihan ketua umum Persab Brebes periode 2022-2027. Proses itu pada awal Agustus ini sudah sampai pada tahapan penjaringan bakal calon ketua umum.
"Tujuannya untuk mendapatkan bakal calon yang serius, dan punya visi misi yang kuat untuk Persab Brebes ke depan," katanya.
Baca Juga: Lord Rangga Datangi Citayam Fashion Week: Siap Mengubah dan Menata Kembali Dunia
Menurut Heri, terdapat tujuh bakal calon yang sedang mengikuti tahapan tersebut setelah lolos tahapan seleksi verifikasi administrasi dan wawancara. Salah satunya adalah Lord Rangga.Ketujuh bakal calon tersebut kemudian mendapat sosialisasi tentang sejarah, tujuan, dan target Persab Brebes.
"Dalam sosialisasi itu, kami juga memberi tahu kepada tujuh bakal calon bahwa ada dua kompetisi yang harus diikuti Persab Brebes di 2022 yaitu Liga 3 dan Piala Soeratin U-17," ujarnya.
Setelah mendapat sosialisasi, kata Heri, tujuh bakal calon antusias untuk ikut terlibat secara langsung dalam kegiatan Persab mengikuti kompetisi dengan cara masuk ke manajemen. Mereka kemudian menggelar rapat tanpa diikuti pengurus Persab Brebes dan memilih Lord Rangga untuk menjadi manajer Persab Brebes di Liga 3 dan Asrofi di Piala Soeratin U-17.
"Setelah mereka berembuk dan menetapkan itu, akhirnya ya sudah, kita sepakat dan disaksikan suporter, bahwa Lord Rangga menjadi manajer di Liga 3, Asrofi di Piala Soeratin U-17, dan bakal calon lainnya masuk manajemen. Tapi secara teknis tidak kita lepas begitu saja, karena penanggungjawab utamanya tetap pengurus yang aktif saat ini," kata dia.
Heri mengatakan, dengan masuk ke manajemen, harapannya para bakal calon bisa mengetahui secara langsung kendala, permasalahan, dan tantangan yang dihadapi Persab Brebes selama mengikuti kompetisi.
"Jadi kami juga sambil melihat bagaimana keseriusan mereka, dan itu menjadi bagian dari penilaian dalam tahapan penjaringan bakal calon ketua umum," tandas Heri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor