Pebriansyah Ariefana
Senin, 08 Agustus 2022 | 14:23 WIB
Ilustrasi Attitude [Pexels.com/Andrea Piacquadio]

SuaraJawaTengah.id - Attitude banyak menjadi perbincangan karena bisa sebagai penentu dalam sebuah pergaulan di lingkungan sosial. Attitude adalah sikap dan kesediaan bereaksi terhadap suatu hal.

Lebih lengkap, menurut ahli Psikologi, W.J. Thomas menjelaskan attitude sebagai suatu kesadaran individu yang menentukan perbuatan-perbuatan yang nyata ataupun yang mungkin akan terjadi dalam kegiatan- kegiatan sosial sosial.

Dalam tulisan ilmiah di digilib.uinsby.ac.id, dijelaskan attitude mempunyai 3 aspek pokok. Di antaranya, aspek konatif, aspek afektif, dan aspek kognitif.

Pertama Aspek Konatif, berhubungan dengan gejala yang mengena di pikiran. Kedua, aspek afektif merupakan proses yang menyangkut perasaan-perasaan seperti ketakutan, simpati hingga empati.

Terakhir aspek konatif berwujud suatu proses tendensi atau kecenderungan untuk berbuat sesuatu pada obyek.

Anda perlu menjaga attitude di mana pun. Sebab ini akan berhubungan dengan fungsi attitude itu senditi.

Pertama attitude berfungsi sebagai alat penyesuaian diri. Kedua, sebagai alat pengatur tingkah laku.

Ketiga sebagai alat pengatur pengalaman-pengalaman dalam diri manusia. Keempat, attitude sebagai cerminan pribadi seseorang.

Sebab sikap tidak pernah terpisah dari pribadi yang mendukungnya oleh karena itu dengan melihat sikap-sikap pada obyek-obyek tertentu.

Baca Juga: Terpopuler Lifestyle: Cicipi Ulat Sagu Hidup-Hidup, Tanda Seseorang Memiliki Attitude yang Buruk

Apakah attitude bisa diubah?

Attitude bisa diubah dengan faktor utama:

1. Faktor Intern

Faktor ini berupa selectifity atau daya pilih
seseorang untuk menerima dan mengolah pengaruh- pengaruh yang datang dari luar.

2. Faktor Ekstern

Faktor yang di luar pribadi manusia, faktor ini
berupa interaksi sosial di luar kelompok.

Load More