SuaraJawaTengah.id - Pemandangan berbeda terlihat di area Dipo Lokomotif Stasiun Purwokerto, Rabu (17/8/2022).
Di lokasi itu, nampak keseruan adanya perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.
Namun bukan lomba makan kerupuk atau memeceh air dalam plastik, melainkan lomba menarik lokomotif kereta api! Perlombaan itu diikuti internal PT KAI Daop 5 Purwokerto
"Dalam rangka turut memeriahkan kemerdekaan ini tadi kita adakan lomba menarik lokomotif. Jenisnya Lok CC-201. Berat lokomotif tersebut sampai 84 ton," ungkap Vice President Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes Hutabarat di Stasiun Purwokerto, Rabu (17/8/2022).
Menurut Daniel, dalam lomba tersebut satu tim terdiri dari 10 personel. Tiap perlombaan diikuti 2 tim untuk menarik lokomotif sejauh 10 meter.
Karena beratnya sampai puluhan ton, ada tim yang bahkan tak sanggup menggerakkan lokomotif.
"Seru sekali lombanya. Ada yang gerak dan ada yang tidak juga. Tadi yang menang kelompok Dipo. Kebetulan tadi saya ikut dan menang juga," terangnya.
Perlombaan tarik lokomotif tersebut tujuannya selain untuk memeriahkan kemerdekaan juga sekaligus memupuk kekompakan semangat tim dalam bekerja.
Sementara itu, selain mengadakan perlombaan tarik lokomotif, Daop 5 Purwokerto juga memborong angkringan untuk dibagikan gratis untuk para penumpang di halaman depan Stasiun Purwokerto.
"Ini sebagai bentuk dukungan KAI khususnya Daop 5 Purwokerto kepada para pelaku usaha UMKM mengingat UMKM adalah pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia terutama dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19," jelasnya.
Para pelanggan kereta api dapat makan sepuasnya di tempat, secara gratis dengan cara download dan memiliki KAI Access atau memiliki kode booking pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access.
Angkringan on Station ini juga bertujuan untuk mendekatkan PT KAI dengan pelanggannya. Acara ini dimulai dari pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB.
"Dengan diselenggarakannya event tersebut kami menghimbau kepada pelanggan KA yang akan melakukan parkir inap dapat menitipkan kendaraannya di area parkir pintu keluar sisi barat Stasiun Purwokerto," ungkapnya.
Adapun jumlah angkringan yang disiapkan di Stasiun Purwokerto sebanyak 10 gerobak angkringan dengan menu khas angkringan yang terdiri dari nasi kucing berbagai variasi, minuman tradisional, aneka gorengan dan juga menu pelengkap. Total yang disediakan sebanyak 1.000 porsi.
"Kami berharap kegiatan Angkringan on Station dapat menambah rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara KAI dan masyarakat khususnya pengguna setia jasa KA sehingga dapat menjadi kenangan manis yang menjadikan alasan pelanggan untuk kembali menggunakan jasa layanan transportasi KA," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga