Anak gembal yang ikut ruwatan pada gelaran DCF 2021. [Suara.com/Citra Ningsih]
"Selama ini banyak yang ikut ruwatan dari berbagai daerah, bahkan di luar Jawa. Tapi ketika diurut itu ada keturunan dari Dieng, entah dari nenek atau buyut," sebutnya.
Tradisi ruwatan sebelumnya sudah berlangsung sejak dulu namun dilakukan secara mandiri oleh warga desa. Ruwatan digelar di komplek Candi dengan diikuti prosesi lainnya.
Berbeda dengan prosesi DCF saat ini yang digelar dengan rangkaian acara hiburan yang menarik wisatawan.
"Prosesi ruwatan sama dari dulu sampai sekarang, misal ada keramas dan sesaji itu sama. Hanya saja, dulu belum semeriah ketika dikemas menjadi DCF," jelas dia.
Kontributor : Citra Ningsih
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris