Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:04 WIB
ilustrasi pistol, tembak, penembakan, senjata api. Penembakan yang menewaskan satu orang menggegerkan ‎warga di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Selasa (30/8/2022) malam. [Envato Elements]

SuaraJawaTengah.id - Penembakan yang menewaskan satu orang menggegerkan ‎warga di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Selasa (30/8/2022) malam. Korban dan pelaku yang merupakan kakak-adik selama ini merantau di luar kota.

Keponakan korban, A Sukron (38) mengungkapkan, sehari-hari rumah yang menjadi lokasi kejadian di RT 21 RW V kosong karena ditinggal penghuninya merantau. 

Korban, Casbari, berjualan nasi goreng di Jakarta, sementara pelaku yang diduga adalah adiknya berjualan ketoprak bersama ayah dan ibunya di Bogor.

"Pulangnya Lebaran atau kalau ada acara keluarga. Korban pas kejadian itu juga baru tiga hari pulang ke rumah," katanya saat ditemui Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Profil dan biodata Irma Hutabarat, Aktivis Transparansi Kasus Penembakan Brigadir J

Menurut Sukron, korban merupakan duda satu anak dan jika pulang Tegal menghuni rumah yang menjadi lokasi kejadian. Adapun sang adik setiap pulang tinggal bersama istrinya di Bumiayu, Brebes.

‎"Jadi saya jarang lihat mereka, kecuali kalau pulang dan ada acara keluarga. Ada masalah apa juga saya tidak tahu," tuturnya.

Hal senada diungkapkan salah satu tetangga korban, ‎Sukirah (65). "Sehari-hari rumahnya kosong. Saya juga kaget tahu-tahu ada kejadian ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Kabupaten Tegal tewas diduga ditembak oleh adiknya sendiri. Belum diketahui motif penembakan tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (30/8/2022) malam di Desa Pedeselohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Korban diketahui bernama Casbari (38), sedangkan terduga pelaku, yakni adik kandungnya sendiri‎, Dirto (30).

Baca Juga: Rekonstruksi di Duren Tiga, Bharada E Todongkan Pistol, Brigadir J Berlutut Memohon Tak Ditembak

Menurut salah satu keluarga korban, A Sukroni (38), dugaan penembakan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di rumah korban. Namun dia mengaku tak mengetahui ‎persis kejadian.

Load More