SuaraJawaTengah.id - Psikolog dari Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan menumbuhkan minat baca pada anak maupun orang dewasa membutuhkan disiplin yang baik.
Menurut Vera, seseorang perlu menyadari manfaat dari membaca. Kemudian, untuk memulai sesuatu yang baru atau belum terbiasa dibutuhkan disiplin yang baik
"Sadari manfaat dari membaca, lalu jadwalkan dengan disiplin bahwa dalam sehari harus ada waktu untuk membaca buku," ujar Vera dikutip dari ANTARA pada Minggu (11/9/2022).
Sementara untuk menumbuhkan minat membaca kepada anak, Vera mengatakan orang tua perlu memberikan contoh dengan memperlihatkan kebiasaan membaca di depan anak. Hal ini akan efektif sebab anak akan selalu meniru orang-orang di sekitarnya.
"Kemudian, adakan waktu membaca buku bersama secara rutin. Bacakan buku untuk anak yang masih kecil secara rutin," imbuh Vera.
Dia menambahkan, penting juga bagi orang tua untuk menjadikan isi buku sebagai topik pembicaraan sehingga membuat anak tertarik membaca buku tersebut. Dia juga menyarankan untuk rutin mengajak anak ke toko buku atau perpustakaan terdekat.
Sementara menurut psikolog dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Anna Surti Ariani, orang tua perlu menciptakan lingkungan atau situasi yang menyenangkan saat anak membaca.
Ketika anak masih kecil, supaya menyenangkan maka dibacakan dulu sama orang tuanya. Bacakan buku-buku yang sesuai usianya sehingga kalimatnya mudah dipahami. Ketika dia sudah bisa baca sendiri, bisa dibuatkan sudut membaca di rumah. Tidak harus satu kamar, satu sudut saja cukup, ujar psikolog yang akrab disapa Nina itu.
"Anak juga bisa dikasih pujian. Misalnya, 'wah keren, udah baca berapa buku?' atau 'sudah berapa halaman?' itu bisa menjadi reward bagi mereka supaya makin senang membaca," sambungnya.
Baca Juga: 4 Cara Ampuh untuk Meningkatkan Minat Baca
Hal lain yang harus diperhatikan untuk menumbuhkan minat membaca anak, lanjut Nina, orang tua harus memastikan bahwa buku yang diberikan sesuai dengan usia anak.
"Jangan anak masih batita lalu kita ambisius kasih buku usia 5-6 tahun. Begitu juga dengan anak yang sudah SD, jangan paksa dia baca buku anak kecil, nanti bosan. Anak SD kan bacanya sudah lancar dan dia butuh cerita yang lebih panjang," katanya.
Sedangkan untuk menumbuhkan minat baca bagi orang dewasa, Nina mengatakan akan lebih mudah jika dilakukan bersama. Oleh karena itu, penting untuk memiliki teman yang juga memiliki hobi membaca.
"Misalnya, ada teman-teman yang punya minat baca kemudian mereka jadi satu kelompok dan saling sharing bacaan. Mereka bisa ajak teman yang belum terlalu suka baca, sekadar datang aja dan mendengarkan yang lain sharing bacaan," kata Nina.
"Itu akan lebih menumbuhkan minat membaca dibandingkan berusaha sendiri. Jadi, adanya bala bantuan dari orang lain itu akan bagus," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan