SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengajak putra sulungnya, Jan Ethes Srinarendra, untuk mengikuti upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pondok Pesantren Tingkat Nasional IX di Stadion Manahan, Solo, Rabu (23/11/2022), malam.
Laporan Solopos.com menyebutkan Gibran, Ethes, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Sekretaris Daerah Jateng Sumarno menghadiri acara pembukaan event olahraga santri tingkat nasional itu sekitar pukul 20.00 WIB.
Selesai acara mereka meninggalkan stadion sekitar pukul 22.00 WIB, meski saat itu acara belum rampung. Masih ada penampilan Agus Purwanto yang dikenal dengan nama panggung Abah Lala dan Woro Widayati.
Abah Lala dan Woro masing-masing menyanyikan tiga lagu. Selanjutnya penampilan Abah Lala dan Woro bernyanyi bersama melantunkan Pamer Bojo menutup rangkaian upacara pembukaan Pospenas IX yang dihadiri Gibran dan Ethes di Stadion Manahan Solo.
Menteri Agama menolak untuk diwawancarai wartawan. Dia langsung masuk mobil lalu meninggalkan kawasan Manahan.
Sedangkan Gibran dan Ethes berfoto dengan sejumlah orang, tak lama kemudian mereka juga meninggalkan Stadion Manahan.
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan santri bisa menjadi apa saja. Pospenas IX menjadi ajang bagi santri mempraktikkan sportivitas dan kejujuran.
“Santri dikenal bisa menjadi apa saja, bisa menjadi presiden, wakil presiden, santri bisa menjadi menteri, gubernur, bupati, wali kota, santri bisa menjadi atlet kebanggaan Indonesia,” kata dia.
Menurut dia, Pospenas IX menjadi ajang para santri untuk menjadi atlet dan juara baik olahraga dan seni tingkat internasional. Sportivitas dan kejujuran menjadi paling utama pada kompetisi tiga tahunan tersebut.
Baca Juga: Mengapa Gibran Didatangi Banyak Tokoh Politik Nasional?
“Sportivitas dan kejujuran itulah yang diajarkan para kiai di pondok pesantren. Praktikkan itu di sini, pelajari apa yang diajarkan kiai,” kata dia.
Pesan Menteri Agama
Dia berpesan kepada wasit serta official supaya tidak mengajarkan ketidakjujuran kepada para santri. Pospenas IX mengusung tema Gerak Santri, Bangkit Negeri sesuai upaya negara serta pemerintah bangkit pasca pandemi Covid-19.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, mengaku senang para santri dapat bertanding di Stadion Manahan yang berkelas Internasional. Namun arti Pospenas lebih dari itu, yaitu memupuk persatuan, persahabatan dan persaudaraan antar santri serta membangkitkan santri untuk untuk menjaga NKRI.
“Karena masih pandemi, Pospenas 2022 digelar tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Seluruh atlet sudah divaksin dan swab antigen,” katanya.
Pospenas adalah ajang tiga tahunan yang diinisiasi Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag. Penyelenggaraannya melalui kerja sama kolaboratif antarkementerian sesuai dengan nota kesepahaman antara Menteri Agama, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Pariwisata.
Berita Terkait
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas
-
Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Kendal Tornado FC vs Persela: Motivasi Tutup Musim dengan Happy Ending
-
Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban Capai 50 Orang
-
Hardiknas Jateng 2026: Ahmad Luthfi Genjot Peran SMK Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan
-
Luncurkan Program Edu Pride, Saloka Apresiasi 1.000 Siswa dan Guru Berprestasi di Jawa Tengah
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan