SuaraJawaTengah.id - Nama Airlangga Hartarto menjadi kandidat terkuat menjadi Calon Presiden dari Partai Golkar. Tidak menutup kemungkinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu akan maju di Pemilu 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia, Andi Gani.
Ia menyebut hasil Musra Indonesia ke-16 yang digelar di wilayah Yogyakarta, nama Bakal Calon Presiden dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto, konsisten berada di tiga besar.
Karakter Kepemimpinan Airlangga disebut sesuai dengan karakteristik masyarakat Jawa.
Nama Airlangga Hartarto menempati urutan ketiga, dengan perolehan sebanyak 717 suara atau 20,16 persen, dari total 3557 voters yang mengikuti acara tersebut.
Sementara itu, di urutan pertama ditempati oleh Prabowo Subianto, sebanyak 1074 suara atau 30,19 persen; dan di urutan ketiga Ganjar Pranowo, sebanyak 907 suara atau 25,50 persen.
Menurut Ketua Panitia Musra, Panel Barus, konsistensi perolehan suara yang didapat Airlangga di tiap Musra dikarenakan mesin partai sudah bergerak.
"Jadi, misal Airlangga menang di Banten, yang tadi saya bilang, dukungan para calon ini semakin terlihat pasca Musra. Saya udah melihat, dukungan ini terlihat sekali di Banten. Kita lihat dan kita tahu sama-sama, basisnya Golkar jadi mesin politiknya sudah mulai bergerak di sana, sehingga Pak Airlangga mendapatkan posisi pertama dari hasil e-voting terjadi di Banten. Jadi ada situasi-situasi seperti itu," papar Barus di FX Sudirman dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (2/2/2023).
Barus menjelaskan, peserta yang hadir di Musra Indonesia selalu berbeda di tiap wilayah. Menurutnya perolehan suara yang diraih di tiap Musra adalah suara yang riil. Sehingga pelaksanaan Musra bisa dijadikan gambaran untuk Pemilu kedepannya.
Baca Juga: Isu Reshuffle Redup, Manuver Surya Paloh Disebut Sukses Bikin NasDem Dapat 2 Keuntungan Sekaligus
Barus pun menegaskan, pihaknya tidak melarang mesin partai untuk melakukan pergerakan. Menurutnya, yang diharamkan oleh Musra adalah yang mengotak-atik hasil voting Musra.
Sebelumnya, nama Airlangga juga terus berada di tiga besar. Bahkan di beberapa wilayah, seperti Gorontalo, Sulawesi Barat, Banten, dan teranyar di Kalimantan Selatan, Airlangga unggul dan berada di urutan pertama.
Berita Terkait
-
Bukan Untung, Tapi Buntung Jika Golkar Hijrah ke Koalisi Perubahan, Pengamat: Sulit Dongkrak Elektabilitas
-
Denny Siregar Sindir Soal Strategi Kampanye, Relawan Anies Beri Balasan Menohok: Jangan Sewot
-
Reshuffle Kabinet Jokowi Buyar Akibat Surya Paloh NasDem dan Airlangga Hartarto Golkar Bertemu, Kok Bisa?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Kiai Cabul Pati Buron ke Luar Jateng, Polda Turunkan Tim Jatanras Buru Pelaku!
-
Kiai Cabul Ashari Menghilang, Polisi Terus Buru Pelaku Pelecehan Seksual Ndholo Kusumo
-
Novita Wijayanti Datangi Gudang Bulog Cilacap, Kawal Harga Gabah Petani dan Stok Beras
-
5 Fakta Menyeramkan Kasus Kiai Cabul Pati, hingga Saksi Mundur Ketakutan