SuaraJawaTengah.id - Menyambut hari raya Idul Fitri 1444H, Rumah BUMN (RB) Rembang yang diinisiasi oleh PT Semen Gresik dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang kembali menggelar launching Hampers Berkah UKM Rembang di halaman RB Rembang (1/4/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya mendorong konsumsi dan penyerapan produk UKM Rembang tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati, Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Fardhi Sjahrul Ade, dan diikuti ratusan peserta instansi swasta dan daerah, OPD, UKM Rembang, serta masyarakat umum.
Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum, Fardhi Sjahrul Ade, berterimakasih atas dukungan dari Pemkab Rembang dan stakeholder terkait terhadap para UKM lokal dalam program Hampers Berkah UKM.
“Pada tahun 2022 yang lalu, kami melihat semangat dan kreativitas dari para UKM dalam merealisasikan program ini. Harapannya agar penjualan Hampers Berkah pada tahun 2023 ini terus meningkat,” ungkapnya.
Lanjutnya, komitmen PT Semen Gresik melalui RB Rembang dalam memberdayakan UKM akan terus ditingkatkan, dalam hal pendampingan, memfasilitasi dan mengembangkan UKM Rembang dan Blora.
Sementara itu, Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz, mengapreasi inisiasi dan kontribusi PT Semen Gresik dalam mendukung upaya eksistensi dan pertumbuhan UKM dengan melakukan penjualan hampers Lebaran hasil produk UKM melalui RB Rembang.
“Sinergitas yang baik antara Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Rembang, dan PT Semen Gresik dalam mendukung pertumbuhan UKM, khususnya di Kabupaten Rembang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga langsung mendorong jajaran Forkopimda dan OPD hingga Instansi yang beroperasi di Rembang dan tamu undangan, untuk “nglarisi” hampers lebaran yang berisikan produk-produk UKM Rembang.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati, mengungkapkan kolaborasi Rumah BUMN dan Pemkab Rembang sudah sangat bagus, karena tidak semua Rumah BUMN mempunyai komitmen seperti yang ada di Kabupaten Rembang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Parsel Ramadan untuk Kerabat, Tertarik Memberikannya?
Dari data, penjualan hampers UKM di Rumah BUMN Rembang, setiap tahunnya membukukan transaksi penjualan senilai ratusan juta rupiah. Hal ini menjadikan Kabupaten Rembang sebagai salah satu kabupaten/kota dengan total pesanan hampers UKM terbesar di Jawa Tengah.
Pada launching Hampers Berkah UKM Rembang tahun 2023 ini, paket Lebaran ditawarkan dengan pilihan kemasan dan produk yang sangat beragam dan menarik, dimulai dari produk makanan, minuman, kriya/craft, fashion, hingga batik khas Rembang. Harga pun sangat variatif, yaitu Paket Khuldi senilai Rp 100 ribu, Paket Al-Maqamul Rp 200 ribu, Paket Darussalam Rp 260 ribu, Paket Darul Muqamah Rp 300 ribu, Paket Mawa Rp 500 ribu, Paket And Rp 750 ribu, dan tertinggi Paket Firdaus Rp 1 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!
-
Wujud Syukur 12 Tahun Perjalanan Perusahaan, Semen Gresik Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
-
Darurat Kecelakaan Kerja di Jawa Tengah: Wagub Taj Yasin Desak Perusahaan Genjot Budaya K3!
-
Jawa Tengah Siaga! BMKG Peringatkan Banjir dan Longsor Mengancam Hingga Februari 2026