Budi Arista Romadhoni
Selasa, 04 April 2023 | 16:47 WIB
Proses pemakaman 9 jenazah korban pembunuhan Slamet Tohari di Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara. (Suara.com/Citra Ningsih)

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak sembilan jenazah korban pembunuhan dukun Slamet Tohari alias ST hari ini dimakamkan, di pemakaman Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara, Selasa (4/4/2023).

Suasana di Desa Balun, Banjarnegara mendadak ramai usai kabar kekejaman sang dukun Slamet mencuat. Selain petugas, banyak warga yang ingin menyaksikan proses pemakaman.

Proses pemakaman diawali dengan persiapan liang kubur. Petugas dan relawan menyiapkan 3 lubang pada saat sahur atau sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

"Karena siang puasa, jadi menggali lubangnya saat sahur mumpung ada tenaga," kata Budi salah satu relawan saat ditemui di lokasi.

Sebelumnya 9 jenazah sudah diidentifikasi oleh petugas. Hanya saja, jasad sudah tidak utuh sehingga semuanya dimakamkan secara masal.

Tiga lubang kubur masing masing berisi 4 jenazah laki- laki, 3 jenazah perempuan dan 1 jenazah laki-laki.

Kanit 3 Sat Reskrim Polres Banjarnegara, Iptu Imam Sanyoto  mengatakan, sembilan jenazah yang dimakamkan terdiri dari tiga perempuan dan enam laki-laki.

"Ada 9 jenazah yang dimakamkan hari ini, terdiri dari 6 jenazah laki-laki dan 3 jenazah perempuan," kata dia di lokasi.

Jenazah tersebut di makamkan di Desa Balun dikarenakan lokasi meninggalnya di Desa Balun dan tidak terindentifikasi.

Baca Juga: Kalau Ingin Kaya Jangan ke Dukun Penggandaan Uang Mbah Slamet, Ini 9 Tips Kaya dari Abah Aos

"Kenapa di makamkan di sini karena meninggalnya disini dan 9 jenazah ini tidak teridentifikasi," jelasnya.

Saat ini, baru 1 jenazah yang berhasil diidentifikasi yaitu inisial PO.

"Saat ini jenazah PO sudah langsung dibawa oleh keluarga ke Sukabumi," kata dia.

Lihat videonya klik di SINI

Kontributor : Citra Ningsih

Load More