SuaraJawaTengah.id - - Teriakan "I Want Justice, I Want Justice, I Want Justice," menggema diselasar Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Di depan Kantor Polda Jateng itu puluhan orang berbaju hitam dengan lantang mengingatkan kepolisian untuk segera mengungkap kasus tewasnya saksi korupsi, Iwan Boedi.
Sudah satu tahun kasus Iwan Boedi belum ada tanda-tanda siapa pelaku atau dalang dibalik pembunuhan berencana tersebut. Istri dan keempat anaknya, tidak pernah lelah untuk mengungkap misteri kasus terbunuhnya Pegawai Negeri Sipil di Bappeda Kota Semarang.
"Saya mewakili ibu, untuk mengingatkan kalau kasus Iwan Boedi ini masih ada. Tolong kawal terus, jangan sampai jadi selehai kertas yang bertebrangan lalu hilang dihembas angin," kata anak kedua Iwan Boedi, Dionisius Andra, Kamis (24/8) sore.
Dihadapan kepolisian, Andra membacakan surat cinta yang ditulis ibunya. Surat tersebut berisikan kekecewaan, harapan dan penantian seorang istri agar kasus pembunuhan suaminya tidak berlarut-larut dan hilang tidak mendapat keadilan.
Baca Juga: Kasus Tewasnya Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Ditemukan Bercak Darah di TKP
Merelakan kepergian yang kita cintai adalah suatu bagian yang harus kami lakukan. Tapi kami tidak merelakan kasus ini memudar. Terima kasih untuk sahabat iwan yang kembali menebalkan kasus ini dengan tinta keadilan dan tinta cinta kasih kembali menebal dan tidak kusam.
Sudah satu tahun perjuangan untuk mengungkap kasus Iwan Boedi yang masih misteri. Dari seorang ibu empat anak menanti dan menaruh harapan kasus ini terselesaikan. Jangan biarkan berkas-berkas kasus tersimpan rapih di gudang. Biarkan berkas-berkas itu bersanding dengan berkas-berkas lain agar selalu tersentuh.
Dengan seizin Tuhan dan semesta kami percayakan kasus ini dapat terungkap.
Selepas membacakan surat cinta diatas, Andra bersama puluhan orang yang tergabung dalam Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusia (Jalak) kemudian menabur bunga sebagai bentuk keprihatinan.
Sementara itu, Koordinator Lapangan (korlap), Eduardus Didik Cahyono SJ, mengatakan pembunuhan terhadap Iwan Boedi telah melukai kemanusia. Semua agama manapun tidak menghendaki perbuatan keji tersebut.
Baca Juga: Ferdy Sambo Resmi Dijebloskan ke Lapas Salemba
Tidak ada kejelasan siapa pelaku sampai hari ini menjadi keprihatinannya. Dia pun mengingatkan semua pihak yang terlibat pengusutan kasus Iwan Boedi bekerja lebih keras lagi.
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
Pembunuhan Jurnalis Juwita: Denpom AL Balikpapan Bergerak Cepat, Motif Pembunuhan Masih Misteri
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka