SuaraJawaTengah.id - Warga Polosari, Kedungsari, Magelang, Jawa Tengah heboh setelah mereka menemukan bayi laki-laki di dalam kardus. Polisi melakukan penelusuran dan berhasil mengungkap siapa sosok pembuang bayi.
Sosok tersebut adalah perempuan berinisial AS (41). Bayi laki-laki yang dibuang adalah anak ketiga dari AS. Polres Magelang sebenarnya bisa memenjarakan AS dengan Pasal 305 dan 307 KUHP tentang penelantaran anak. Pelaku terancam hukuman hingga 5 tahun penjara.
Meski begitu, pihak kepolisian lebih memilih menggunakan Restorative Justice. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magelang Kota, AKBP Yolanda mengungkap bahwa AS (41) merupakan warga Kota Magelang. Ia membuang bayi karena terjerat masalah ekonomi.
Pihak kepolisian tidak menghadirkan AS pada konferensi pers yang digelar Senin (16/10/2023). Menurut AKBP Yolanda, pembuang bayi biasanya merupakan perempuan yang hamil di luar nikah. Meski begitu, kasus ini berbeda mengingat AS adalah orangtua kandung.
AS mempunyai tiga orang anak dan mengalami masalah rumah tangga dengan sang suami. Anak pertama serta kedua masih berumur 4 serta 6 tahun. AS terpaksa membuang anaknya karena tidak memiliki uang untuk merawatnya.
Menurut laporan dari tim medis, bayi yang ditemukan diyakini berusia sekitar 3 hari dan beruntung dalam keadaan sehat. Keterangan terbaru yang diperoleh menunjukkan bahwa sang ibu sebenarnya tidak berniat untuk membuang anaknya. Namun, situasi ekonomi yang sulit serta tanggung jawab merawat dua anak lainnya membuatnya terpaksa mengambil keputusan sulit.
"Kami telah berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (BP4KB) serta Dinas Sosial (DINSOS) Kota Magelang. Upaya sedang dilakukan untuk menemukan solusi terbaik, yaitu menemukan orang tua asuh yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh BP4KB dan DINSOS, dengan persetujuan dari kedua orang tua kandung," kata AKBP Yolanda dikutip dari rilis resmi Polres Magelang Kota.
Saat ditemukan, bayi tersebut terbungkus dalam kardus dan disertai dengan popok bayi serta susu formula. Kapolres menegaskan bahwa pihak berwenang akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa bayi tersebut akan ditempatkan di bawah perawatan yang aman dan sesuai dengan standar kesejahteraan yang diperlukan.
Baca Juga: Diduga Alami Baby Blues Syndrome, Ibu di Jakarta Selatan Nyaris Tenggelamkan Bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight