SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang berhasil menutup pekan ke-19 BRI Liga 1 2023/24 dengan menempati empat besar. Laskar mahesa jenar berada di peringkat ke-3 dengan raihan poin 34.
Hal itu karena kemenangan 4-0 atas Persita Tangerang dan kekalahan Madura United atas Persik Kediri membuat Laskar Mahesa Jenar naik peringkat, yang sebelumnya barada di urutan ke-5
Ditambah lagi, Bali United takluk atas lawannya Borneo yang juga menjadi pesaing titip papan atas klasemen Liga 1.
Raihan ini tentu membuat semua pihak pecinta PSIS menjadi bahagia, namun Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) klub justru mengingatkan kepada para pemain dan official untuk tidak jumawa.
Menurutnya, jalan PSIS ke depan masih cukup panjang dan harus diiringi dengan kerja keras dan doa.
"Alhamdulillah disyukuri dahulu kami bisa masuk empat besar sebelum jeda FIFA Matchday ini. Namun untuk semua pemain dan official, jangan sombong, tetap bekerja keras dan rendah hati. Jalan masih panjang, habis ini masih ada laga berat lainnya menghadapi Persebaya akhir bulan nanti," ujar Yoyok Sukawi di Semarang, dikutip dari keterangan tertulisnya pada Selasa Senin (14/11/2023).
Ia juga mengatakan bahwa di jeda FIFA Matchday kali ini para pemain tetap berlatih walaupun jeda cukup panjang yakni 17 hari antara laga lawan Persita silam menghadapi Persebaya mendatang.
"Habis lawan Persita ada libur sebentar untuk pemain untuk refresh dengan keluarga, namun nanti saat latihan lagi harus lebih segar dan tetap berusaha menampilkan yang terbaik di laga-laga selanjutnya," tutup Yoyok Sukawi.
Baca Juga: PSIS Semarang Incar Kemenangan Saat Jamu Persita Tangerang, Ini Persiapan Gilbert Agius
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran