"Mitos disana (Silayur) Ranem nama hantunya. Tapi itu intinya bangsa jin yang menampakkan diri dengan menyerupai sosok Ranem. Suka menggoda orang-orang yang lewat di Silayur," kata Ketua Semarangker Pamuji Yuono.
Bertahun-tahun berkecimplung di dunia metafisika. Pamuji mengatakan ada beberapa penjelasan terkait penyebab jalanan Silayur sering terjadi kecelakaan.
"Dari segi ilmiah, tanjakan turunan curam dimanapun pasti sering terjadi kecelakaan.
Kalau dari segi metafisika, kadang manusia yang lewat situ lupa baca doa. Sehingga ada potensi setan untuk mengganggu," paparnya.
Diakui saat menelusuri tanjakkan Silayur, dia banyak menemui makhluk-makhluk ghaib seperti sosok kuntilanak, pocong, genderuwo dan dedemit dengan wajah berantakkan seperti korban kecelakaan.
Baca Juga: Harga Pangan Melejit, Mbak Ita Ingin UMK di Kota Semarang Naik
Namun, Pamuji meminta masyarakat tidak usah khawatir. Tanjakan Silayur hanya sebuah ruas jalan biasa yang tingkat kerawanan kecelakaannya perlu kewaspadaan.
"Tempat manapun dan apapun yang tadinya tidak angker. Tapi kalau dipercaya masyarakat angker akan bener-bener jadi angker. Setan dari bangsa jin bisa memvisualisasikan menjadi sosok yang ditakuti manusia," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan catatan kepolisian data kecelakaan sepanjang tahun 2023 sampai bulan November ini hanya ada 9 peristiwa kecelakaan di ruas jalan Silayur.
Rata-rata penyebab yang ditulis oleh kepolisan karena kurangnya kewaspadaan dari pengemudi. Sehingga menimbulkan kecelakaan seperti menabrak sesama pengguna jalan, menabrak orang menyebrang, menabrak pembatas jalan dan lain-lainnya.
"Datanya turun mas, alhamdulillah belakangan ini nggak ada laka," ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara