Selepas peristiwa pembunuhan itu, jalanan Silayur menjadi angker. Dari cerita mulut ke mulut, banyak pengendara yang melihat sosok hantu tanpa kepala saat melintas di jalan Silayur sewaktu malam hari.
Selain itu, banyaknya peristiwa kecelakaan seperti kendaraan berjalan mundur karena tidak kuat menanjak, rem blong, kendaraan oleng dan lain-lain sering dikait-kaitkan karena mendapat gangguan dari makhluk ghaib.
Menurut Ketua RT 01 RW 04 Dukuh Duwet, Kelurahan Beringin, Slamet mengatakan sebelum ada pelebaran jalan tahun 2010 jalur Silayur hanya ada satu arah. Dia tak menampik banyak peristiwa kecelakaan yang memakan korban sampai meninggal dunia.
"Kata orang-orang dulu kalau lewat Silayur harus buang uang receh biar selamet. Pas saya datang ke sini tahun 2004 tradisi itu udah nggak ada. Warga sini biasanya mengucapkan bismillah atau membunyikan klaslon," ucap Slamet.
Baca Juga: Harga Pangan Melejit, Mbak Ita Ingin UMK di Kota Semarang Naik
Diceritakan Slamet, kecelakaan yang terjadi di Silayur terkadang ada yang di luar logika. Misalnya ada pengendara sepeda motor jatuh, korban tergeletak di depan SDN 05 Ngaliyan, kendarannya berada jauh di depan Perumahan Pandana Merdeka.
"Kecelakaan di Silayur nggak mesti, kadang sebulan itu nggak ada, kadang sebulan banyak. Bulan kemarin ditotal dari lima peristiwa kecelakaan," jelasnya.
Lelaki kelahiran Wonosobo ini menyebut pengendara yang mengalami kecelakaan mayoritas orang luar kota. Menurutnya, kecelakaan di Silayur lebih banyak terjadi di jalur turunan ketimbang di tanjakkannya.
Untuk mengantisipasi kecelakaan di Silayur, pihak kelurahan beserta pihak-pihak terkait sudah mengusulkan untuk pembuatan jalur penghentian darurat. Tapi sampai sekarang belum terealisasi karena terkendala pembebasan lahan.
"(Kecelakaan) banyak faktornya mulai dari mistis, kondisi kendaraan, pengendara yang kelelahan dan lain-lainnya. Tapi saya nggak bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan itu karena apa," imbuh Slamet.
Sementara itu, Komunitas Semarang Angker (Semarangker) atau sebuah komunitas yang kegiatannya mengunjungi lokasi-lokasi yang terdapat unsur mistis pernah beberapa kali mencari tau tentang kebeneran sesosok hantu Ranem.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara