SuaraJawaTengah.id - Sebagian wilayah di Kecamatan Genuk, Kota Semarang memang kerap jadi langganan banjir setiap memasuki musim penghujan.
Salah satu tempat yang sering kebanjiran adalah kantor Kecamatan Genuk. Dulu sekitar 10 tahun silam kantor kecamatan ini berlokasi di Kelurahan Trimulyo.
Karena sering dilanda banjir, menurut aku instagram @infokejadian_genuk, kantor Kecamatan Genuk dipindahkan ke Jalan Dong Biru Nomor 12 Keluharan Genuksari.
Namun, alih-alih terhindar dari banjir, kantor Kecamatan Genuk yang baru tersebut masih kebanjiran setelah Kota Semarang diguyur hujan lebat pada Senin (27/11/23) malam.
Baca Juga: Akhir Pekan Ini PSIS Semarang akan Jamu PSS Sleman, Evan Dimas Langsung Debut?
"Udah daripada nanggung pindah ke Gunungpati atau Bandungan gimana? Kantornya doang, orang-orangnya tetap disini," bunyi keterangan tertulis akun tersebut.
Selain itu, akun ini juga menyoroti proyek pembangunan di Kota Semarang tanpa memperhatikan detail perencanaan jangka panjangnya. Contohnya seperti jembatan Kaligawe yang tingginya masih rendah.
"Kalau aku maju jadi wali kota jalur independen mewakili kaum Semarang bawah dan pesisir. Tak tata semua wilayah bawah," tegas akun tersebut.
Sementara itu, merespon banjir di wilayah Kecamatan Genuk, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku pihaknya bersama sejumlah camat yang wilayah berpotensi terdampak banjir sudah melakukan rapat koordinasi. Termasuk membahas pembersihan saluran-saluran maupun sungai.
"Di Muktiharjo Lor ini tahun lalu sudah terjadi banjir. Anak atau saluran di Kali Tenggang saya minta dibersihkan. Karena agak riskan lantaran berada di samping rel kereta api yang banyak sinyal dan listriknya. Sehingga saya penanganan dilakukan secara manual," ujarnya.
Dirinya juga sudah menyampaikan agar penanganan (pembersihan anak atau aliran Kali Tenggang-red) dilakukan dengan anggaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan disepakati menggunakan tenaga harian lepas. Ternyata ada permasalahan terkait pekerjaan yang mandek lantaran masalah upah tenaga lepas yang meminta pembayaran dilakukan secara tunai.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
7 Kolam Renang di Semarang dengan Harga Terjangkau: Bonus View Pegunungan!
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Pulang ke Italia, Pemain Keturunan Semarang Sebut Butuh Satu Kemenangan Lagi
-
8 Tempat Penitipan Hewan Peliharaan di Semarang saat Mudik Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025