SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang pada pekan ke-22 Liga 1 2023/2024 harus menjalani laga berat melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, malam ini Sabtu (9/12) kickoff pukul 19.00 WIB.
Duel antara Mahesa Jenar lawan Pesut Etam ini menjanjikan laga seru nan ketat karena kedua tim adalah penghuni papan atas klasemen sementara.
Saat ini PSIS ada di peringkat ke-4 dengan 7 poin, sedangkan Borneo FC mengumpulkan 45 poin ada di puncak klasemen sementara.
Pelatih PSIS, Gilbert Agius memastikan tim asuhannya tidak silau dengan performa mentereng Borneo FC musim ini, termasuk rekor bagus jika main di Samarinda.
Baca Juga: Diganjar Sanksi Berat Buntut Kerusuhan di Stadion Jatidiri, PSIS Semarang Ajukan Banding
“Laga nanti adalah laga yang berat. Kita datang ke Samarinda dengan statistik Borneo FC adalah tim yang bagus. Tim yang punya rekor kandang yang sangat baik. Kita sudah lakukan persiapan dengan baik juga. Tapi nanti laga yang tak mudah karena Borneo FC adalah tim bagus dengan pemain bagus, pelatih bagus dan kita sudah antisipasi dengan segala kemungkinan,” kata pelatih PSIS, Gilbert Agius dikutip dari situs resmi PT LIB pada Sabtu (9/12/2023).
PSIS sendiri hadir di Samarinda dengan modal yang bagus usai menang 1-0 atas PSS Sleman di Semarang. Namun demikian, pelatih asal Malta itu tak mau membandingkan kesiapan timnya melawan PSS dengan saat dijamu Borneo FC saat ini.
“Itu adalah dua laga yang berbeda. Saya tidak mau membandingkannya dan kita fokus game per game. Kita persiapkan diri dengan baik untuk laga lawan Borneo FC. Kita akan coba mainkan sepak bola yang baik di laga nanti,” dia menambahkan.
Disinggung mengenai rekor Borneo FC yang dominan terhadap PSIS jika main di Samarinda, Gilbert Agius menanggapinya dengan santai.
“Saya tidak tahu dengan rekor pertemuan itu. Yang pasti kita ingin PSIS perlihatkan permainan indah meski main di kandang lawan,” dia menegaskan.
Baca Juga: Yoyok Sukawi Jamin Masa Depan Pratama Arhan, Bakal Balik ke PSIS Semarang
Dan pada laga nanti, PSIS dipastikan bakal tanpa dua pemain pilarnya yakni Alfeandra Dewangga yang terkena akumulasi kartu kuning dan Wahyu Pras yang cedera.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Anco Jansen Pernah Jadi Korban Kedzaliman Klub Liga 1, Kini Dia Menghina Indonesia
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Prestasi Anco Jansen Selama di Liga 1 Indonesia, Eks PSM Makassar yang Sangat Menghina Indonesia
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara