"Jadi mereka yang sebelumnya belum menentukan atau kemudian tidak memilih Prabowo kembali ke Prabowo, misalnya kita cek di Jawa Barat itu Prabowo melonjak sebelumnya di angka sekitar 30 sampai 40 persen, nah ini sudah di atas 50 persen," sambungnya.
Sementara itu disampaikan Arya, Gibran yang dipasangkan dengan Prabowo juga membantu dukungan elektoral di Jawa Tengah. Jika sebelumnya hanya 27 persen kemudian naik di atas 30 persen.
"Di Jawa Timur pun juga jangkar-jangkar politik Jokowi yang dia juga memperoleh angka 65 persen di 2019 itu juga terkonversi ke pemilih-pemilih Prabowo," tandasnya.
Arya tidak menampik bahwa Jokowi mempunyai peran penting dalam elektabilitas ketiga capres-cawapres ini. Belum lagi dengan hadirnya putra sulung Jokowi sebagai cawapres pendamping Prabowo.
"Ya suka atau tidak suka memang presiden incumbent sekarang meskipun dia tidak kontes mempunyai implikasi elektoral ke dinamika, dukungan elektoral ke tiga pasangan. Apalagi kita tahu ada Jokowi junior di Prabowo Subianto," cetusnya.
"Jadi kalau Prabowo berubah tentu pasangan lain juga berubah. Makanya petanya Anies agak sedikit turun, nah Ganjar yang agak lumayan turunnya," imbuhnya.
Hasil Survei
Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terkait elektabilitas capres-cawapres di Pilpres 2024. Hasilnya, capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ungguli pasangan lainnya.
Pada hasil survei kali ini, Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas sebesar 39,3 persen.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar-Mahfud MD Merosot, Pengamat Undip: Prabowo-Gibran Harusnya Tembus 50 Persen
Elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2 tersebut lumayan jauh dari rivalnya.
Berita Terkait
-
Kapolri Bantah Isu Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan untuk Meliput di Indonesia
-
Tenteng Lady Dior Hadiri Open House di Istana, Selvi Ananda Jadi Sorotan
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Saat Elite PDIP dan Gerindra Beri Kabar Terbaru soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo
-
Karier dan Bisnis Najwa Shihab, Heboh Rumor Masuk Radar Kabinet Prabowo Gegara Sikap Diam
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara