SuaraJawaTengah.id - Secara estafet, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang diduga terkait dengan aksi terorisme.
Setelah menangkap dua orang di Sukoharjo dan seorang di Sragen, tim Densus 88 bergerak melakukan penggeledahan di rumah seorang warga yang diduga terlibat tindak pidana teroris di Dukuh Kado, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis.
Menurut keterangan warga setempat, rumah yang digeledah oleh Tim Densus 88 tersebut diketahui rumah warga berinisial TB (42), yang diamankan saat perjalanan pulang dari masjid usai Shalat Subuh.
Tim Densus 88 setelah melakukan penangkapan TB yang diduga terlibat jaringan terorisme, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumahnya, sekitar pukul 09.30 WIB.
Polisi melakukan penjagaan ketat saat penggeledahan di rumahnya, TB. Polisi selama kurang lebih satu jam, berhasil mengamankan sejumlah barang dari rumah terduga teroris itu, kemudian meninggalkan lokasi.
Sementara itu, Kepala Dusun I Desa Tambak, Tri Abdulah, menjelaskan, dirinya selama penggeledahan diminta oleh petugas untuk menyaksikan langsung di lokasi. Ada sebanyak 12 item barang yang diamankan oleh polisi, di rumah tersebut.
Menurut dia, barang yang dibawa dan disita oleh polisi di rumah TB, antara lain, buku, ponsel lama (jadul), dua busur anak panah. TB dari informasi terlibat aksi terorisme atau pembuatan senjata api.
Menurut dia, mendapatkan informasi mengenai salah satu warganya yang ditangkap oleh polisi karena diduga terlibat dalam jaringan teroris. Dari informasi yang disampaikan anggota polisi, TB ditangkap usai Shalat Subuh di masjid. Dia ditangkap bersama sepeda motor yang dikendarai.
Sementara Ketua RT 1 RW 1 Desa Tambah Sujadi menjelaskan, dirinya kaget setelah TB ditangkap oleh polisi karena diduga terlibat terorisme. Yang bersangkutan sering sosialisasi ikut pengajian dan terbuka dengan warga setempat.
Baca Juga: DPD PDIP Jateng Investigasi Video ASN Pemkab Boyolali Diminta Menangkan Ganjar Pranowo
"Saya melihat tadi, ada belasan mobil polisi melakukan penggeledahan di rumah TB. Setelah, polisi mengamankan TB usai Shalat Subuh. Saya kaget tidak menyangka TB diduga terlibat anggota terorisme," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman