SuaraJawaTengah.id - Suporter PSIS Semarang sebagian merasa khawatir akan banyak penyusup setelah Komite Disipin (Komdis) PSSI mengabulkan banding yang dilayangkan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar.
Seperti diketahui upaya banding PSIS Semarang terhadap hukuman yang dijatuhi Komdis berupa larangan tanpa penonton sampai akhir musim 2023/2024 membuahkan hasil.
Hasil banding memperbolehkan PSIS Semarang dihadiri penonton. Tetapi ada sebagian yakni sisi tribun utara yang biasa ditempat kelompok suporter Snex harus ditutup sampai akhir musim.
Selain itu, PSIS Semarang juga tetap dijatuhi hukuman denda sebesar Rp25 juta buntut kericuhan di Stadion Jatidiri pada saat berjumpa dengan PSS Sleman.
"Alhamdulillah. Banding PSIS sebagian diterima! Apapun harus kita terima dan syukuri keputusan banding ini. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil, Komisi Banding PSSI mengabulkan banding dan merubah putusan hukuman PSIS menjadi penutupan sebagian stadion (tribun utara) selama sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/24 dan denda sejumlah Rp 25.000.000," tulis akun instagram PSIS Semarang dikutip pada Jumat (15/12/2023).
Keputusan tersebut pun langsung disambut baik salah satu Dedengkot suporter Panser Biru Kepareng alias Wareng.
Melalui akun instagramnya, Wareng langsung menyeru suporter Panser Biru agar memenuhi tribun Stadion Jatidiri untuk mendukung PSIS Semarang melawan Madura United, pada hari Sabtu (16/12/23).
"Alhamdulillah (tribun) selatan, timur, barat bisa ditonton. Silahkan hubungi korwil masing-masing korwil untuk tiketnya," tulis Wareng.
Postingan Wareng itu sontak saja langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian dari mereka ada yang khawatir ditutupnya tribun utara akan ada penyusup.
Baca Juga: Ini Alasan Yoyok Sukawi Tak Jadi Datangkan Striker Baru untuk PSIS Semarang
"Sujud syukur alhamdulillah," ucap akun @_.yuliaa**.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Anco Jansen Pernah Jadi Korban Kedzaliman Klub Liga 1, Kini Dia Menghina Indonesia
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Prestasi Anco Jansen Selama di Liga 1 Indonesia, Eks PSM Makassar yang Sangat Menghina Indonesia
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025