SuaraJawaTengah.id - Kuku panjang ternyata tidak boleh dimiliki oleh para petugas lipat suara Pemilihan Umum 2024 kali ini. Hal itu karena berpotensi merusak surat suara.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang segera berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang untuk menyiapkan skrining bagi petugas sortir lipat surat suara Pemilihan Umum 2024, termasuk skrining kuku.
"Nanti ada beberapa skrining, seperti skrining tubuh, kuku, dan alat-alat lain yang mungkin bisa digunakan untuk merusak surat suara," kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom dikutip dari ANTARA pada, Senin (18/12/2023).
Hal tersebut disampaikan-nya saat menerima kedatangan perdana surat suara Pemilu 2024, yakni sebanyak 1,2 juta surat suara untuk DPRD Jawa Tengah Daerah Pemilihan Jateng 1.
Untuk sortir lipat surat suara, kata Nanda, sapaan akrabnya, KPU Kota Semarang masih menghitung dan mengalkulasi kebutuhan jumlah petugas dan waktu tersisa dalam tahapan Pemilu 2024.
"Karena dalam sortir lipat nanti akan ada petugas, petugas harus digeledah juga. Makanya, mekanismenya akan kami obrol-kan dulu, termasuk jumlahnya. Karena ini berhubungan dengan durasi waktu yang tersisa dalam pemilu," katanya.
Ia menyebutkan kemungkinan KPU Semarang membutuhkan setidaknya 500 orang untuk melakukan sortir lipat surat suara Pemilu 2024 yang semuanya perlu di-skrining untuk memastikan keamanan.
Makanya, kata dia, mekanisme pemeriksaan terhadap petugas sortir lipat sebanyak itu perlu dikonsultasikan dengan Polrestabes Semarang, mengingat termasuk dalam proses pengamanan.
"Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Bawaslu Kota Semarang untuk memastikan proses skrining sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku," ujarnya.
Baca Juga: Menikmati Kelezatan Olahan Laut Segar di Restoran Kurnia Seafood Semarang, Harganya Terjangkau
Sementara itu, Wakapolrestabes Semarang AKBP Wiwit Ari Wibisono menyampaikan akan segera membahas prosedur pengamanan untuk tahapan sortir lipat surat suara yang melibatkan banyak orang.
"Yang jelas kami akan siapkan personel. Kami juga ada alat X-ray untuk melihat. Yang jelas, barang tajam jangan sampai ada, kuku juga yang yang mengkhawatirkan bisa merusak surat suara," ucapnya.
Untuk pengamanan logistik Pemilu 2024 di Gudang KPU Kota Semarang, kata dia, pihaknya memastikan pengamanan telah berjalan baik, baik penjagaan petugas maupun pantauan kamera CCTV.
"Petugas ada empat bergantian. Kamera CCTV juga selalu termonitor sampai Command Centre. Kami bisa monitor setiap saat. Di sini ada tujuh CCTV yang terkoneksi ke Command Centre," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang