SuaraJawaTengah.id - Aksi perempuan pengendara mobil yang ugal-ugalan di kawasan Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan viral di media sosial.
Dalam video yang salah satunya diunggah akun @undercover.id, memperlihatkan sebuah mobil city car warna putih tetiba berjalan mundur dengan kencang.
Mobil itu sempat berhenti sesaat, kemudian kembali melaju kembali dengan berjalan mundur.
Terdengar suara warga yang panik hingga teriak dari balik video tersebut lantaran mobil tersebut nyaris menabrak sejumlah pengguna jalan.
Tak berapa lama, mobil yang dikendarai seorang perempuan itupun sempat dikerumuni warga sekitar hingga sang pengemudi diminta untuk turun dari kendaraannya.
Dari keterangan di video itu, perempuan pengemudi mobil tersebut diduga dalam kondisi mabuk.
Setelah sempat terlibat debat dengan warga sekitar, perempuan itu kemudian dibiarkan pergi.
Unggahan itupun mendapat beragam komentar netizen.
"Makanya agama mengharamkan mabuk ini malah ada daerah mabuk jadi tradisi budaya," kata zehn.
Baca Juga: Sempat Viral, Warga Sumberejo Banjarnegara Pelaku Pencabulan 3 Anak Dibawah Umur Jadi Tersangka
"Hedeh perempuan mode normal aja membahayakan kalo pake kendaraan di jalan apalagi ini mode mabuk," kata angga.
"Inget mbak nyawa ngga ada yang jual jangan sampe ngerugiin masyarakat ya mbak," tulis syarif.
"Memalukan Pekalongan kamu mbak, orang tahlilan mau ditabrak, tambah sampean mabuk. Yowes genah koe salah, ditemokke polisi bae koe keno tilang," kata prayoga.
"Harusnya jangan dibiarin pergi gitu minimal cemplungin ke rawa," kata abizar.
"Kenapa terjadi diskriminasi gender disini, coba klu itu lakik2 pasti uda bonyok2, belum jg kluar bacotnya uda hancur mobil, please deh , kami kaum laki2 merasa terhina, apa jg A mansipasi, malah ngelunjak begitu tuh cewek," tulis riqyt.
Berita Terkait
-
Pemkab Pekalongan Terapkan Aplikasi Sirekap Cegah Manipulasi Suara Pemilu, Begini Cara Kerjanya
-
Video Viral Detik-detik Menegangkan Kaesang Pangarep Digeber Rombongan Pemotor Membawa Bendera PDIP di Pati
-
Presiden Jokowi Tinjau SMKN 1 Kedungwuni, PJ Gubernur Jateng Siap Genjot Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kerja
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain