SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan bahan pangan menjelang momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di wilayah itu masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Selain ketersediaannya mencukupi kebutuhan, harga beberapa komoditas pun menunjukkan tren penurunan dalam beberapa hari terakhir meskipun masih tergolong tinggi," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas Titik Pujiastuti di Purwokerto, Banyumas, Rabu.
Menurut dia, beberapa komoditas yang harganya mengalami penurunan di antaranya cabai rawit merah yang sebelumnya mencapai kisaran Rp90.000 per kilogram, saat ini sekitar Rp70.000 per kilogram.
Terkait dengan ketersediaan bahan pangan di Banyumas, dia mengatakan untuk stok beras berdasarkan data dari Perum Bulog Cabang Banyumas saat ini masih tersedia sebanyak 6.872 ton yang diperkirakan masih mencukupi kebutuhan sekitar 16 hari.
Sementara untuk stok gula pasir berdasarkan data distributor sebanyak 1.840 ton yang diperkirakan mencukupi kebutuhan untuk 28 hari, minyak goreng sebesar 1.520 ton yang mencukupi kebutuhan untuk 20 hari, tepung terigu sebesar 720 ton cukup untuk 28 hari, dan telur ayam ras sebesar 2.240 ton cukup untuk 16 hari.
Selain itu, daging sapi sebesar 44,8 ton yang mencukupi untuk 16 hari, daging ayam ras sebesar 736 ton cukup untuk 16 hari, bawang putih sebesar 384 ton cukup untuk 16 hari, bawang merah sebesar 320 ton cukup untuk 16 hari, dan cabai sebesar 246 ton cukup untuk 16 hari.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang karena ketersediaan bahan pangan masih mencukupi kebutuhan, bahkan harganya relatif terkendali jika dibanding tahun lalu," kata Titik.
Salah seorang pedagang di Pasar Manis, Anjar mengakui jika harga beberapa jenis cabai cenderung turun.
"Harga cabai rawit merah saat ini sebesar Rp70.000/kg, beberapa waktu lalu sempat mencapai Rp90.000/kg. Kalau cabai merah keriting maupun merah besar sekarang Rp45.000/kg," katanya.
Baca Juga: Usai Tertutup Longsor, Jalur Kereta Api di Banyumas Sudah Bisa Dilalui
Pedagang lainnya, Sini mengatakan saat harga cabai mengalami penurunan, harga bawang merah justru naik.
"Harga bawang merah saat ini mencapai Rp35.000/kg, sebelumnya cuma Rp28.000/kg," katanya
Berita Terkait
-
Pasokan Pangan di Kota Semarang Dipastikan Aman Jelang Nataru, Bahkan Bisa Beli dengan Harga Murah, Ini Caranya
-
Antisipasi Longsor, PT KAI Tingkatkan Pengawasan Jalur Rel Rawan Gangguan di Kabupaten Banyumas
-
Usai Tertutup Longsor, Jalur Kereta Api di Banyumas Sudah Bisa Dilalui
-
Jelang Libur Nataru, Pemprov Jateng Antisipasi Melonjaknya Harga Bahan Pokok
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran