"Pas lebaran atau ada dendam lama para remaja sekitar jembatan mengadakan pertemuan untuk tawuran. Ya, maklum emosional remaja kan nggak stabil," ucapnya.
"Bahkan (pernah tawuran) pakai senjata segala seperti bawa bambu, kayu," tambahnya.
Sewaktu Kampung Barutikung tidak kondusif. Nato sempat kepikiran untuk pindah rumah. Sebab dia khawatir dengan masa depan anaknya.
"Kalau ada tawuran biasanya ada warga yang nabuh tiang listrik teng, teng, teng. Saya keluar, oh ada orang tukaran," bebernya.
Namun, seiring berjalannya waktu dan masifnya program pembinaan remaja oleh RT setempat. Barutikung berubah menjadi daerah yang lebih ramah dan aman.
"Anak-anak kalau sesekali mau cekcok di kampung pasti sudah malu sama orang tua mereka," ungkapnya.
Faktor lainnya yang menjadikan barutikung lebih kondusif yakni sudah banyak orang yang dikenal "gali" hijrah ke kampung lain.
"Belakangan tahun ini juga orang yang disebut gali atau apa sudah banyak yang hijrah atau pindah ke daerah Mijen, Sendang Mulyo dan lain-lainnya. Terus terkadang mereka sudah malu takut berefek buruk pada anaknya," tandasnya.
Kontributor : Ikhsan
Baca Juga: Ini Alasan Bangunan Peninggalan Masa Kolonial Belanda Sangat Kuat, Bahkan hingga 100 Tahun Lebih
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana