SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Semarang meraih lima penghargaan bergengsi secara berturut-turut, baik tingkat provinsi maupun nasional menjelang akhir tahun 2023, diawali Anugerah Parahita Ekapraya (APE).
Penghargaan APE diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) atas upaya dan kebijakan Pemkot Semarang dalam membangun pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Selasa, menegaskan bahwa pengarusutamaan gender di Kota Semarang terus didorong dan dikembangkan melalui pelibatan langsung kaum perempuan dalam pembangunan.
"Di antaranya dengan meningkatkan peran dan partisipasi aktif kaum perempuan dalam musyawarah perencanaan pembangunan khusus perempuan (Rembug Sang Puan), pelatihan, dan pemberdayaan perempuan dalam bidang ekonomi," kata Ita, sapaan akrabnya.
Baca Juga: Kakkoii Japanese Semarang Berikan Promo Khusus pada Natal dan Tahun Baru, Ada Lebih dari 140 Menu
Penghargaan APE 2023 diserahkan langsung oleh Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Selasa (19/12), dan merupakan penghargaan ketiga setelah pada 2018 meraih APE predikat madya, 2021 predikat utama, dan tahun ini sukses meraih predikat tertinggi, yakni mentor.
Ita menjelaskan bahwa pemberdayaan perempuan juga dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan agar kaum perempuan semakin berdaya secara ekonomi.
"Kami juga terus berupaya menghidupkan pertanian perkotaan atau urban farming, UMKM serta berbagai sektor pembangunan," katanya.
Penghargaan APE ini merupakan penghargaan ketiga yang berhasil diraih Kota Semarang. Sebelumnya, di tahun 2018 meraih predikat madya, tahun 2021 predikat utama, dan puncaknya 2023 berhasil meraih predikat tertinggi yakni mentor.
Penghargaan kedua adalah Daerah Ramah Perempuan dan Layak Anak (DRPLA) 2023 yang juga diberikan Kementerian PPPA kepada Pemkot Semarang, Jumat (22/12) lalu, karena dinilai mempunyai komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, pemberdayaan dan perlindungan hak perempuan, serta perlindungan anak.
Baca Juga: Antisipasi Covid-19, Pengawasan Bandara dan Pelabuhan di Kota Semarang Bakal Diperketat
Selain itu, Pemkot Semarang juga meraih penghargaan tertinggi dalam hal pengelolaan keuangan daerah dalam kategori kota terbaik pertama seluruh Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri.
Berita Terkait
-
Ajang Internasional iF Design Award 2025 Anugerahkan Penghargaan untuk Desain Unik wondr by BNI
-
Film Totto-chan Raih Grand Prize di Ajang New York Children's Film Festival
-
Terdepan Dukung UMKM, BRI Raih Penghargaan Internasional Best SME Bank in Indonesia
-
Pelita Air Raih Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik dan Best CEO in Business Rejuvenation Award
-
IAS Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Anugerah BUMN 2025
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025