SuaraJawaTengah.id - Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Tunisia meluncurkan sebuah program Celengan Ganjar sebagai bentuk kampanye sehat mendukung calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 2 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengikuti kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
“Program Celengan Ganjar ini sejujurnya berangkat dari pengalaman pribadi tepatnya beberapa tahun lalu, ketika saya dinyatakan lulus di perguruan tinggi di Tunisia namun saat itu saya tidak punya dana untuk tiket pesawat. Pada momen itu, saya mendapat bantuan dari banyak pihak, mereka bergotong-royong, patungan sehingga saya bisa berangkat ke Tunisia untuk kuliah,” kata penggagas Celengan Ganjar Nata Sutisna dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Diadakan di Kota Tunis, Tunisia, Nata menuturkan program tersebut lakukan para mahasiswa secara blusukan pada Sabtu (30/12), sebagai bentuk ketulusan para mahasiswa yang berharap pemimpin Indonesia ke depan dapat berpihak pada 270 juta lebih rakyat Indonesia.
Setelah mengadakan blusukan itu, ia mengaku seperti melihat harapan baru mengenai kepedulian generasi muda terhadap masa depan Indonesia. Dia merasa programnya menjadi energi baru bagi Ganjar Pranowo, sehingga dapat menghapus politik liberal yang menghalalkan berbagai cara untuk memperoleh kekuasaan, termasuk politik uang.
“Celengan Ganjar ini juga menjadi sebuah seruan untuk say no to money politic, katakan tidak pada politik uang. Para capres atau caleg yang ngasih uang ke rakyat, atau menyuap rakyat untuk memilih yang bersangkutan, itu tidak diperbolehkan karena itu namanya money politic. Namun, kalau dana dari rakyat, lalu disalurkan untuk membantu capres atau caleg berkampanye sehat, baru itu dibenarkan oleh undang-undang, selama nominalnya sesuai dengan peraturan,” ujar pemuda asal Purwakarta, Jawa Barat itu.
Nata berharap meski dana yang dimiliki para mahasiswa sangat terbatas, namun kekuatan yang lahir dari ketulusan rakyat mampu membawa kemenangan bagi pasangan nomor urut tiga tersebut.
Dia juga menyebutkan bahwa biaya politik Indonesia yang mahal, memungkinkan calon presiden atau calon wakil presiden berhutang pada oligarki. Hutang itu menurut dia yang menyebabkan kebijakan pemerintah tidak berpihak pada rakyat.
“Sebab itu, kami tidak mau di momen pemilu ini Pak Ganjar dan Pak Mahfud sampai pinjam uang sana-sini, apalagi berhutang pada oligarki,” katanya.
Karena itu ia berharap gotong-royong dari patungan tersebut dapat mengantarkan Ganjar-Mahfud menjadi pemimpin Indonesia yang mampu menangkap dengan jernih suara kebangsaan serta suara-suara “wong cilik” dan kedaulatan sepenuhnya bisa diraih oleh rakyat.
Baca Juga: Potret Jalur Gaza atau Jalan Unnes-Undip: Oleng Sedikit, Udah Pindah Alam!
“Dana yang terkumpul akan kami salurkan melalui gotongroyongrakyat.id, platform yang disediakan oleh Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud. Harapannya, dana ini bisa bermanfaat buat Pak Ganjar blusukan plus, menyerap aspirasi rakyat, suara penuh harapan bagi kemajuan bangsa dan negara”, kata Nata.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen
-
Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran
-
Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara
-
Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!
-
Tiga Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Jalani Tes DNA di Solo, Menanti Kepastian Identitas