SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mendominasi kondisi cuaca di kota-kota besar Indonesia.
"Suhu udara kota-kota besar di Indonesia berkisar antara 19 hingga 35 derajat Celcius dengan kelembapan berkisar antara 55 hingga 100 persen," kata Prakirawan BMKG Clara Avila Dea dalam pernyataan yang dikutip dari ANTARA, Selasa (16/1/2024).
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, cuaca berawan di Pulau Sumatera berpotensi menyelimuti langit Banda Aceh dan Padang.
Hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, dan Medan. Waspada hujan disertai petir yang berpotensi turun di Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang.
Di Jawa, langit berawan berpotensi menyelimuti daratan Jakarta dan Yogyakarta. Sedangkan, hujan ringan hingga lebat berpotensi turun di Serang, Semarang, Bandung, dan Surabaya.
Di Kepulauan Sunda Kecil, hujan ringan diprediksi terjadi di Mataram dan Kupang. Adapun cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di Denpasar.
Di Pulau Kalimantan, BMKG memprediksi mayoritas kota besar di sana berpotensi hujan petir, yaitu Tanjung Selor, Samarinda, dan Banjarmasin. Sedangkan, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun di Palangka Raya dan Pontianak.
Di Pulau Sulawesi, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di Gorontalo, Palu, Kendari, Mamuju, dan Makassar. Adapun hujan petir hanya diprediksi terjadi di Manado.
Sementara itu untuk wilayah timur Indonesia, BMKG memprakirakan seluruh wilayah di sana berpotensi turun hujan ringan mulai dari Ternate, Ambon, Manokwari, hingga Jayapura.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG, Jawa Tengah Berpotensi Terjadi Hujan Badai pada Jumat 12 Januari 2024
Clara mengatakan ada dua bibit Siklon Tropis, yaitu 98S di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera dan 99S di Baines daratan Australia bagian utara.
Bibit siklon tropis 98s berpotensi tumbuh menjadi siklon tropis dalam kategori besar dalam 48 hingga 72 jam ke depan yang memiliki dampak tidak langsung terhadap tinggi gelombang laut 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia Kepulauan Mentawai hingga Lampung.
Sedangkan, bibit siklon tropis 99s berpotensi 72 jam ke depan tubuh menjadi siklon tropis dalam kategori kecil yang memiliki dampak tidak langsung terhadap tinggi gelombang laut 2,5 hingga 4 meter di Laut Banda bagian selatan perairan Kepulauan Sermata hingga Tanimbar dan Laut Arafuru.
Angin permukaan di wilayah Indonesia bagian utara umumnya didominasi angin dari arah timur laut. Kemudian, wilayah selatan Indonesia umumnya didominasi angin yang bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 50 kilometer per jam.
"Prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Indonesia secara umum masih cukup kondusif, yaitu berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter," kata Clara.
"Waspadai gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di wilayah Laut Natuna Utara, Samudra Hindia barat daya Sumatera, Laut Arafuru, Samudera Pasifik utara Papua," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama