Tanpa orang sadari setiap momen pemilu sebenarnya ada budaya politik menarik seperti ziarah kubur, meminta bantuan ke dukun hingga menghindari tempat-tempat tertentu yang bisa bikin sial.
Kata Wahid budaya politik tersebut tak hanya terjadi setiap pemilu. Momen pilkada hingga level pilkades pun akan ramai terjadi hal-hal seperti itu.
"Budaya politik semacam itu sudah turun temurun. Jadi setelah mereka melakukan aspek rasional seperti kampanye. (Politisi) juga melakukan aspek spiritulitas untuk pemantapan," imbuhnya.
Wahid kemudian memaparkan adanya budaya politik di Indonesia dikarenakan efek tradisi masyarakat Jawa dalam membangun kedeketan spiritualitas dengan sang penciptanya.
"Bukan mereka tidak percaya diri, tetapi sebagai pelengkap atau penyempurna untuk membuat orang semakin yakin secara lahir dan batinnya," pungkasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin