Tanpa orang sadari setiap momen pemilu sebenarnya ada budaya politik menarik seperti ziarah kubur, meminta bantuan ke dukun hingga menghindari tempat-tempat tertentu yang bisa bikin sial.
Kata Wahid budaya politik tersebut tak hanya terjadi setiap pemilu. Momen pilkada hingga level pilkades pun akan ramai terjadi hal-hal seperti itu.
"Budaya politik semacam itu sudah turun temurun. Jadi setelah mereka melakukan aspek rasional seperti kampanye. (Politisi) juga melakukan aspek spiritulitas untuk pemantapan," imbuhnya.
Wahid kemudian memaparkan adanya budaya politik di Indonesia dikarenakan efek tradisi masyarakat Jawa dalam membangun kedeketan spiritualitas dengan sang penciptanya.
"Bukan mereka tidak percaya diri, tetapi sebagai pelengkap atau penyempurna untuk membuat orang semakin yakin secara lahir dan batinnya," pungkasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud
-
Predator Dana Hari Tua: Eks Pegawai Bank Tipu 60 Pensiunan di Purwokerto Lewat Investasi Bodong