SuaraJawaTengah.id - Transaksi nilai ekspor Jawa Tengah (Jateng) selama 2023 mencapai 10.229,18 juta dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu berdasarkan catatan dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan menyebutkan total volume ekspor selama 2023 tersebut tercatat mencapai 4.196,70 ribu ton.
Menurut dia, nilai ekspor komoditas nonmigas yang mencapai 9.868,62 juta dolar AS tersebut masih mendominasi pengiriman barang dari Jateng ke luar negeri.
"Ekspor sektor industri pengolahan masih yang terbesar dengan nilai mencapai 9.650,28 juta dolar AS," katanya Dadang dikutip dari ANTARA pada Kamis (1/2/2024).
Ia mengatakan Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan utama pengiriman barang dari Jateng dengan total nilai ekspor mencapai 4.660,93 juta dolar AS.
Adapun dua negara tujuan utama lainnya masing-masing Jepang dan Tiongkok dengan nilai ekspor masing-masing 966,22 juta dolar AS dan 621,29 juta dolar AS.
Sedangkan untuk impor Jateng di 2023, kata dia lagi, tercatat mencapai 14.497,42 juta dolar AS.
Ia menjelaskan impor komoditas nonmigas yang mencapai 7.461,36 juta dolar AS masih lebih besar dibanding migas.
Menurut dia, impor bahan baku atau penolong masih mendominasi dengan total nilai mencapai 12.924,97 juta dolar AS.
Baca Juga: Investasi di Jawa Tengah Tak Terpengaruh dengan Tahun Politik, Ini Penjelasan DPM-PTSP
Dia menuturkan Tiongkok masih menjadi negara utama pengirim komoditas impor nonmigas dengan nilai 3.530,79 juta dolar AS.
Dua negara lain yang menjadi pemasok utama komoditas impor ke Jateng masing-masing AS dan Thailand dengan nilai 606,44 juta dolar AS dan 335,29 juta dolar AS.
Ia mengatakan neraca perdagangan Jateng pada 2023 tercatat mengalami defisit 4.268,24 juta dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2026, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp20 Miliar
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto