Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 27 Februari 2024 | 11:00 WIB
Ilustrasi Makan Gratis. [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Di sisi lain, dari segi ekonomi, Program Makan Siang dan Susu gratis akan menggerakkan pelaku UMKM dan wadah utamanya yaitu Koperasi. Bayangkan 400 triliun dalam setahun akan mengucur ke daerah-daerah sampai ke desa-desa.

Menurut Frans, ibu-ibu akan ikut memasak makan siang dan pasokan bahan baku makanan akan disediakan Koperasi dan UMKM di semua desa di seluruh Indonesia.

"Itu akan sangat dahsyat berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat bawah terutama di daerah sampai tingkatan desa," ujarnya.

Selain itu, anak muda wajib mengambil bagian dari program makan siang gratis ini. Anak muda bisa berkontribusi sebagai pelaku UMKM yang memasok bahan baku seperti sayuran, buah segar, daging, dan susu.

Baca Juga: Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Optimis Harga Beras Bisa Kembali Stabil

“Bahkan anak muda bisa menjadi petani milenial yang menerapkan teknologi terkini dalam dunia agrobisnis seperti Internet of Things (IoT), penggunaan drone untuk menyemprot pestisida, juga penerapan Artificial Intelegence (AI) pada alat-alat pertanian modern,” jelas Frans lagi.

AMKI pun yakin apabila program ini dijalankan akan membawa peningkatan ekonomi Indonesia dari 5% menuju 7% ke depan.

"Program ini menjadi salah satu fondasi yang kuat untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Load More