SuaraJawaTengah.id - BPJS Kesehatan membuktikan kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tak hanya dinilai bagi masyarakat Indonesia mampu memberikan perlindungan kesehatan dengan iuran yang terjangkau. Namun, senantiasa memberikan kemudahan bagi masyarakat mengakses pelayanan kesehatan.
Melalui Transformasi Mutu Layanan, BPJS Kesehatan menyediakan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat dan setara bagi setiap peserta JKN. Salah satunya dengan optimalisasi pemanfaatan sistem antrean online terkoneksi Aplikasi Mobile JKN di pelayanan fasilitas kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Fitria Nur Laila Pulukadang menjelaskan penerapan sistem antrean online bertujuan untuk mengurangi penumpukan peserta di fasilitas kesehatan serta memudahkan peserta dalam memperhitungkan estimasi waktu tunggu layanan.
“Yang semula peserta harus datang lebih dini untuk dapat nomor antrean lebih awal, saat ini tidak perlu lagi. Peserta dapat mengunduh Aplikasi Mobile JKN dan mengambil nomor antrean dimanapun dan kapanpun,” ucapnya dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (6/3/2024).
Pastikan kepesertaan JKN selalu aktif, buka Aplikasi Mobile JKN lalu pilih menu perndaftaran pelayanan (antrean). Selanjutnya, pilih Faskes Tingkat Pertama dan tentukan tujuan apakah membutuhkan pelayanan di Poli Umum ataupun Poli Gigi dan Mulut serta piih jadwal kapan akan berkunjung.
“Pastikan semua kolom telah terisi dan klik simpan sampai muncul nomor antrean pada Aplikasi Mobile JKN,” tambahnya.
Aplikasi Mobile JKN tidak terbatas untuk memperoleh nomor antrean pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), adapun peserta dapat memanfaatkan untuk mengambil antrean di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Asalkan, atas indikasi medis peserta perlu dirujuk untuk memperoleh pelayanan kesehatan lebih lanjut.
Fitri mengungkapkan, seiring dengan pemanfaatan layanan kesehatan yang meningkat sangat pesat, BPJS Kesehatan senantiasa menjaga kepuasan peserta JKN. Salah satunya dengan terus berinovasinya BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses layanan.
Selain itu penyederhanaan administrasi pelayanan juga dapat dimanfaatkan peserta dengan cukup menunjukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengakses layanan kesehatan tanpa perlu fotokopi berkas.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jawa Tengah pada 5 Maret 2023
Bahkan, setiap tahun BPJS Kesehatan juga melakukan survey kepuasan kepada peserta yang dilakukan oleh pihak independen. Terbukti berbagai inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan turut menyumbang kenaikan indeks kepuasan peserta dari 89,6 pada tahun 2022 menjadi 90,67 pada tahun 2023.
Sementara itu ditemui pada kesempatan yang berbeda, Abimanyu (35), sebagai karyawan swasta di Kota Semarang mengaku telah terakomodirnya sistem antrean online yang terkoneksi antara Aplikasi Mobile JKN dengan fasilitas kesehatan sangat membantu dirinya untuk memanfaatkan waktu yang terbatas.
“Selama memanfaatkan sistem ini, saya bersyukur tidak pernah mengalami kesulitan baik pada proses administrasi maupun pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” ucapnya.
Justru, dengan dirinya telah memanfaatkan antrean online, di sela-sela jam istirahat ia dapat menyempatkan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
"Dulu itu saat antreannya masih manual saya harus datang entah pagi-pagi ataupun setelah jam kerja agar mendapatkan antrean yang tidak menggangu jam kantor. Kemudian saya waktu itu baca berita kalau ternyata di BPJS Kesehatan ada antrean online, wah senang sekali saya. Jadi saya bisa mengambil nomor antrian melalui Aplikasi Mobile JKN saat masih di rumah, nanti datang ke fasilitas kesehatan saat sudah mendekati dipanggil antreannya. Pokoknya sangat menghemat waktu," tuturnya.
Menurutnya, memang masih banyak kalangan yang masih mengandalkan cara konvensional dengan antre secara manual. Namun, adanya sistem antrean online bagi kalangan lainnya yang memiliki waktu sangat terbatas dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatur waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan