Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 19 Maret 2024 | 20:07 WIB
Ilustrasi Potret kondisi banjir yang menggenangi pemukiman Tambakrejo, Gayamsari. Jumat (15/3/24) [Suara.com/Ikhsan]

Kondisi banjir yang mulai surut tersebut, posko-posko pengungsian sudah tutup. Para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. "Tidak ada laporan pengungsi per hari ini, sudah pulang semua," ujarnya.

Pasca-banjir, pihaknya mengerahkan personel untuk membersihkan permukiman yang terdampak banjir. Termasuk menyediakan bantuan air bersih untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK).

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, monitor dan pelayanan kesehatan pasca-banjir akan dilakukan secara maksimal.

"Pasca-banjir ini nanti ada penyakit-penyakit yang timbul, nanti ada penyakit kulit, leptosirosis, diare, Dinas Kesehatan Kota Semarang nanti akan memonitor," katanya.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Semarang dan Sekitarnya Senin 18 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan

Pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang untuk melakukan pembersihan lumpur yang terbawa banjir di pemukiman warga.

Termasuk penyediaan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal, DPU Kota Semarang, dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang serta instansi lainnya.

"Air bersih dari PDAM, DPU, Perkim, Kementerian Sosial, dan Brimob serta bantuan dari masyarakat seperti selimut, popok, pembalut, dan obat-obatan," katanya.

Load More