SuaraJawaTengah.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia segera melakukan program normalisasi Sungai Wulan sepanjang 30 kilometer dengan anggaran sebesar Rp900 miliar.
Sebelumnya, tanggul Sungai Wulan jebol yang menyebabkan banjir besar di wilayah Kabupaten Demak.
"Saat ini baru tahap tender proyek tersebut. Nantinya dibagi menjadi tiga paket kegiatan," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia dilansir dari ANTARA, Jumat (22/3/2024).
Program tersebut, kata dia, dalam rangka meningkatkan kapasitas tampungan Sungai Wulan agar saat debit air meningkat bisa tertampung.
Rencananya, kata dia, panjang aliran Sungai Wulan dari pintu bendung pembagi Wilalung hingga laut mencapai 42 kilometer, sekitar 32 kilometer yang menjadi sasaran normalisasi.
Selain meningkatkan daya tampung airnya, nanti tanggul yang rawan juga diperkuat. Sisanya 10 kilometer, juga menjadi prioritas pemerintah.
Sungai Wulan memiliki daya tampung sekitar 900 meter kubik per detik, sedangkan saat banjir debitnya mencapai 1.290 meter kubik per detik.
Adanya lonjakan debit air yang melampaui kapasitas daya tampung Sungai Wulan, mengakibatkan terjadinya kerusakan tanggul sungai yang sebelumnya juga jebol.
Jika tanggul jebol bulan Februari 2024, lokasinya di dua titik, masing-masing 30 meter dan 10 meter. Sedangkan peristiwa kedua, panjang jebolnya mencapai 30-an meter.
Bedanya dengan kasus jebolnya tanggul pertama, banjir yang terjadi saat ini debit air sungai setelah jebol masih tetap tinggi. Sedangkan peristiwa pertama setelah jebol debit air langsung turun.
Dampak jebolnya tanggul Sungai Wulan mengakibatkan 97 desa tersebar di 11 kecamatan terendam banjir. Sedangkan jumlah warga yang mengungsi mencapai 24.991 jiwa. Areal sawah terdampak mencapai 4.696 hektare dan tambak 529 hektare.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global