SuaraJawaTengah.id - Kisah warga Banjarnegara yang ngabuburit asik dengan berkuda keliling kampung menjadi hal yang tabu dilakukan oleh kebanyakan orang.
Ngabuburit dengan berkuda seperti sudah menjadi tradisi bagi komunitas Mafaza Stable atau sering dipanggil 'Ngabuburide' ketika berkuda sore hari saat bulan Ramadan.
Barisan kuda pacu dengan gagah berbaris bersama penunggangnya siap berkeliling kampung. Sebelumnya, kuda dipasangi perlengkapan diantaranya pelana dan pengaman kepala.
Para penunggang kuda atau riders juga diwajibkan melakukan pemanasan untuk mengurangi risiko cidera.
Usai persiapan, para penunggang memacu kudanya memutari lapangan sebelum akhirnya berkeliling kampung.
Jalur yang dilalui para riders saat ngabuburit mulai dari jalan raya hingga perkebunan.
"Biasanya kita endurance keliling kampunh lewat jalan, perkampungan, dan kebun. Biasanya kita lebih banyak lewat jalur yang banyak pepohonan agar tidak terlalu panas," jelas Aditya Agus Satria, salah satu penggiat berkuda, Senin (25/3/2024).
Menurut Adit, ngabuburit berkuda bisa menjadi ajang olahraga juga sebagai hiburan yang ramah lingkungan.
"Karena dengan berkuda memungkinkan kita menjangkau lebih luas, bisa masuk hutan dan bisa menyatu dengan alam, berbeda jika kita pakai motor," ujarnya.
Baca Juga: Masyarakat Banjarnegara Diminta Waspadai Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem
Tak hanya kaum laki-laki, tampak juga sejumlah riders perempuan yang dengan berani mengendalikan kuda.
Romansa Maudy, salah satu riders perempuan yang mengaku memlilih berkuda sebagai kegiatan menunggu waktu berkuda karena dapat melatih mental.
"Seru sih kak, disamping itu juga efeknya bisa melatih kepribadian diri sendiri jadi jauh lebih berani dan percaya diri," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan jika mengendarai kuda juga ada tantangannya. "Harus bisa mengendalikan kuda dan harus tenang," jelasnya.
Salah satu pengurus Mafaza Stable, Dwi Kiki Ivan Akbar mengatakan, kegiatan ngabuburit berkuda terbuka untuk umum.
"Biasa setiap Ramadhan ngabuburit berkuda, siapa saja boleh bergabung," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti