SuaraJawaTengah.id - Sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) langsung mengundurkan diri setelah dibongkar warganet bergaya hidup mewah.
Belakangan ini dunia pendidikan di Kota Semarang dihebohkan dengan kelakukan mahasiswa Undip penerima KIPK bergaya hidup mewah. Sejatinya yang layak menerima KIPK adalah orang-orang yang secara ekonomi tidak mampu.
Bahkan ada akun twitter @undipmenfess membuat cuitan tentang gaya hidup mewah seorang mahasiswi Undip penerima KIP.
Bahkan akun ini menyebutkan bahwa mahasiswi bernama Nadira Dwi Puspita pernah pamer dapat Rp100 juta pertama di sosial media. Mahasiswi ini terkenal punya banyak follower di sosial media.
Akun-akun di twitter lainnya kemudian banyak yang ikut membongkar. Setidaknya ada lima mahasiswa Undip penerima KIPK yang ketahuan bergaya hidup hedon.
Mengetahui hal itu para warganet di sosial media pun tak segan menghujat dan mengkuliti para mahasiswa tersebut. Alhasil karena tekanan dan terkena sanksi sosial, ada beberapa mahasiswa penerima KIPK Undip yang mengundurkan diri.
Salah satunya adalah Nadira Dwi Puspita. Dikutip dari tangkapan layar akun twitter @riansa**, Nadira secara terbuka meminta maaf ke khayalak publik atas pemberitaan negatif tentang dirinya.
Berikut ini pernyataan tertulis yang disampaikan oleh Nadira Dwi Puspita.
Saya Nadira Dwi Puspita ingin memohon maaf terkait berita yang beredar di sosial media dimana saya tidak segera mengundurkan diri sebagai mahasiswa penerima program KIP-K (Kartu Indonesia Pintar) ketika saya sudah mampu membiayai kuliah saya sendiri dan kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Mahasiswa Undip Jadi Korban Pelecehan Seksual Sesema Jenis, Awalnya Mau Curhat karena Stres
Karena kesalahan tersebut sehingga banyak pihak yang telah dirugikan. Saya telah menyadari kesalahan saya. Dan dengan segenap hati mengajukkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
Sehubungan dengan hal ini pada tanggal 40 April 2024 saya telah mengajukkan Surat Pengunduran Diri sebagai penerima program KIP-K dan telah diserahkan ke Bagian Kemahasiswaan Universitas Diponegoro sebagai pihak yang berwenang.
Selain Nadira, mahasiswi Undip lainnya yakni Cecilia Sevilla Tampubolon turut melalukan pengunduran diri. Ia bahkan memberitahukan hal tersebut di akun sosial X pribadinya.
Selamat Siang. Saya Cecilia Sevilla Tampubolon, mahasiswa Universitas Diponegoro mohon izin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yg sedang ramai di media sosial. Saya meminta maaf kepada seluruh pihak atas kerugian yang sudah saya lakukan
Dengan demikian saya bertanggung jawab dan sudah mengajukan pengunduran diri dari program KIPK. Terimakasih atas perhatiannya, dan sekali lagi saya memohon maaf. Akan saya informasikan apabila sudah ada informasi lebih lanjut dari pihak kemahasiswaan undip.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting