Terkait dengan serangan hama wereng batang cokelat, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan-KP) Kabupaten Banyumas Jaka Budi Santosa mengatakan berdasarkan data sejak awal Januari 2024 hingga saat ini tercatat tanaman padi seluas 650,5 hektare yang terserang hama wereng.
Menurut dia, tanaman padi yang terserang hama wereng itu tersebar hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas dengan usia tanaman berkisar 5-70 hari setelah tanam.
"Yang sampai saat ini masih aman, belum ada laporan, yakni Kecamatan Sumbang, Baturraden, dan Kembaran," katanya.
Ia mengatakan serangan hama wereng tersebut tidak sampai mengakibatkan puso berkat kesigapan petani bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan pengamat organisme pengganggu tanaman (POPT) dalam melakukan pengendalian hama wereng.
Oleh karena itu, kata dia, pengendalian OPT menggunakan drone pertanian ke depannya bersifat wajib karena keterbatasan petani berusia muda dan alat tersebut efektif serta efisien.
"Efektif karena bisa menjangkau banyak area, efisen karena kalau dilakukan secara manual membutuhkan biaya Rp900 ribu per hektare, jika pakai drone pertanian cukup Rp450 ribu per hektare," kata Jaka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin