SuaraJawaTengah.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan mengusung kadernya sendiri Muhammad Yusuf Chudlori di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPP PKB, Halim Iskandar pada acara konsolidasi pemenangan Pemilihan Gubernur dan Bupati se-Jateng di Semarang, Jumat (17/5/2024).
"Melihat lima tahun lalu, kita dapat suara 42 persen di Pilgub jateng, lawannya incumbent, 2024 tidak ada tawar menawar lagi," ujarnya.
"Mumpung jawa tengah tidak incumbent, maka tidak ada pilihan mendukung Gus Yusuf di Pilgub Jateng," tambahnya.
Ia menyebut, memenangkan Pilkada lebih sulit daripada legislatif. Apalagi, PKB harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mendaftarkan calonnya ke KPU.
"Pilkada ini pekerjaan yang lebih rumit daripada pileg, karena kita harus bicara figur. Kita bisa lihat, kita hanya kurang 4 kursi untuk bisa maju di Pilgub Jateng," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng, Muhammad Yusuf Chudlori menyatakan kesiapannya jika mendapat penugasan dari partai di Pilkada 2024 ini.
"Sebagai kader kami akan patuh dan taat pada ketua umun, ketua umum memberikan perintah, budal bersama-sama," ujar Gus Yusuf.
Ia menyatakan, saat ini tengah menjalin komunikasi dengan partai-partai untuk bisa bersama maju di Pilgub Jateng.
"Kami masih lakukan konsolidasi dengan partai-partai. Menyamakan visi misi untuk kemajuan Jawa Tengah. November tinggal hitungan hari. Mari kita rapatkan barisan dari tingkat DPC sampai ranting, sampaikan pilkada di 35 kab atau kota harus ijo royo-royo," ujar Gus Yusuf.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Banjir Lahar Hujan di Hulu Sungai Senowo Magelang 3 Orang Meninggal dan 2 Hilang
-
Drama KDRT dan Isu Selingkuh: Kepala Puskesmas Polisikan Suami, Kini Diperiksa Pemkab Blora
-
Bukan Sekadar Tembok: Mengapa Pembangunan Giant Sea Wall 274 KM Ini Jadi Penyelamat Ekonomi Pantura?
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Jateng Diobok-obok KPK Lagi! Gubernur Luthfi Beri Peringatan Keras ke Para Bupati