SuaraJawaTengah.id - Ade Bhakti pindah halauan dari PDIP untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Semarang.
Dia memutar arah politik dan resmi mendaftarkan diri melalui Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk menghadapi Pilwakot Semarang.
Sebelumnya, sosok yang juga Sekretaris Damkar Kota Semarang itu melakukan pengambilan berkas pendaftaran di kantor DPC PDIP Semarang, namun terkonfirmasi tidak melakukan pengembalian.
"Sampai hari ini tidak mengembalikan. Secara prosedural berarti tidak terdaftar," kata Wakil Koordinator Panitia Penjaringan DPC PDIP Kota Semarang, I Gede Ananta Wijaya Putra dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Senin (20/5/2025).
Sementara itu, proses pengembalian formulir di PDIP tutup pada Sabtu (18/5/2024) lalu. Adapun para bakal calon yang melanjutkan prosesnya di PDIP yakni Anggota DPD Kota Semarang Supriyadi, Kader Partai Golkar Anang Budi Utomo, Wakil Ketua PD Muhammadiyag Kota Semarang Semarang A.M Jumai dan Sekjen Taruna Merah Putih Kota Semarang Bimo Triwicasono.
Kabarnya Ade banting stir atau memutar arah dari PDIP berpindah ke DPD PSI Kota Semarang dan melakukan pengambilan formulir waktu lalu.
Ade mengaku melakukan perubahan ini atas saran dari kawan-kawannya karena PSI dianggap satu DNA dan berbeda dengan PDIP yang terdapat persaingan sangat ketat.
"Kayaknya DNA PSI dengan Mas Ade itu sama (masukan kawannya). Makanya saya melakukan pengambilan dan nanti dalan waktu dekat saya akan mengembalikan ke DPD PSI Semarang," ucap Ade kepada awak media.
Ia merasakan memiliki peluang lebih besar di PSI dibandingkan di PDIP mengingat dirinya bukan anggota partai berlogo banteng maupun lainnya. Meski demikian, dirinya mengaku tetap menjalin komunikasi dengan lainnya seperti Partai Gerindra Kota Semarang Semarang.
Baca Juga: Mbak Ita Kembalikan Formulir Calon Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin dan Ade Bhakti Jadi Daftar?
Ketua PSI Kota Semarang Semarang Melly Pangestu juga merasa senang dengan ucapan Ade yang merasa satu DNA dengan partainya.
"Ya itu bagus, PSI kan selalu punya visi anti korupsi dan toleransi. Mas Ade kan kami nilai sebagai sosok anak muda yang berani berkiprah. Kami menghargai dia mengambil dan dia senang," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1