SuaraJawaTengah.id - Perayaan waisak akan dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah. Beragam persiapan pun dilakukan untuk menyambut hari besar umat Buddha tersebut.
Terbaru, puluhan biksu melakukan pengambilan air berkah Waisak 2568 BE/2024 di Umbul Jumprit, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.
Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Kementerian Agama (Kemenag) RI Nyoman Suriadarma, menyampaikan hari ini bersama dalam kondisi sehat menghadiri pengambilan air suci di Umbul Jumprit dan dibawa ke Candi Mendut untuk disemayamkan dan disakralkan.
"Kalau kita lihat secara esensi sesungguhnya dari air itu adalah sesuatu yang sangat jernih, bening, karena kebeningan air itulah memberikan internalisasi diri kita, penyadaran pada diri kita bagaimana ketika menghadapi waisak dan kehidupan sehari-hari kita mampu selalu pikirannya jernih. Hal-hal yang menjadi beban dalam kehidupan kita tinggalkan, agar pikiran dan hati kita jernih," katanya dikutip dari ANTARA pada Rabu (22/5/2024).
Menurut dia, air juga melambangkan suatu untuk kerendahan hati, karena air itu mengalir mengikuti jalan dan lembah ke mana pun mengalir air itu, ada kerendahan hati ada di situ.
"Oleh karena itu hari ini kita bersama-sama dengan pikiran kita yang jernih dengan semangat yang tidak pernah kurang setiap tahun, berada bersama-bersama di tempat ini untuk mengambil air suci ini," katanya.
Ketua Panitia Penyelenggara Pengambilan Air Berkah dalam rangka Waisak Nasional 2568 BE /2024 Tanto Harsono menyampaikan selamat datang di Umbul Jumprit dalam rangka penyambutan Hari Tri Suci Waisak 2568 BE/2024.
Ia menuturkan untuk umat Buddha perayaan Hari Tri Suci Waisak sangatlah penting karena memperingati tiga kejadian besar untuk Buddha.
"Tema Waisak tahun ini adalah untuk hidup bahagia sebagai mahkluk dan manusia marilah kita meningkatkan kesadaran yang diajarkan oleh Sang Buddha, hindarilah keserakahan duniawi, kebodohan, kemarahan, dan kebencian," katanya.
Baca Juga: Sambut Waisak, Bhikkhu Thudong Bakal Jalan Kaki dari India Menuju Borobudur
Ia menyampaikan pada hari ini bersama-sama mengikuti acara ritual di Umbul Jumprit untuk pengambilan air berkah Waisak 2568 BE/2024.
"Kemarin kami mengambil api abadi di Mrapen, Kabupaten Grobogan, dan hari ini tiba saatnya pengambilan air suci di Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, dan besok siang akan bersama-sama melakukan kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja