SuaraJawaTengah.id - Buat kamu yang lagi hemat tapi pengen dapat makanan yang bikin kenyang dengan harga murah, GoFood PAS bisa jadi solusinya. Pasalnya GoFood PAS menghadirkan kurasi menu kenyang dan hemat hanya Rp22.000. Menariknya harga tersebut, sudah termasuk ongkos kirim (Ongkir).
GoFood PAS merupakan salah inovasi terbaru dari Gojek dan menjadi yang pertama di industri online food delivery Indonesia. Layanan GoFood PAS seharga Rp22.000 ini hadir di 13 kota di Indonesia, seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Jogja, Malang, Palembang, Semarang, Solo, Bandar Lampung, Pekanbaru, dan Makassar. Khusus di Jabodetabek, Bandung dan Surabaya layanan GoFood PAS dibanderol di harga Rp25.000 saja.
Vice President of Regions Gojek, Gede Manggala mengatakan, layanan ini menjawab kebutuhan masyarakat dan perilaku pengguna Gojek.
"Di Gojek, secara konsisten kami mempelajari kebutuhan masyarakat dan perilaku pengguna untuk terus berinovasi. Ide fitur GoFood PAS lahir dari tren pengguna GoFood yang rata-rata memilih tipe makanan lengkap yang mengenyangkan seperti olahan nasi dengan ayam maupun nasi goreng dalam kategori ‘budget meal’. Tidak hanya itu, kami juga melihat rata-rata nilai orderan di kategori tersebut yang ada di kisaran Rp22-25 ribu tergantung kota.” tutur Gede Manggala dalam keterangan resminya pada Selasa, (4/6/2024).
Gede menjelaskan, inovasi GoFood PAS merupakan yang pertama di industri online food delivery di Indonesia, di mana pengguna dapat merasakan PAS kenyangnya, PAS hematnya dan PASti harganya.
“Selain menawarkan kurasi menu dengan pilihan harga akhir yang pasti, pengguna tidak perlu cemas karena GoFood PAS menawarkan harga all-in termasuk harga makanan, ongkir dan biaya penanganan,” lanjut Gede.
Selain memberikan pilihan kuliner kenyang dan hemat, inovasi GoFood PAS juga menjadi upaya GoFood untuk terus meningkatkan visibilitas pelaku kuliner dan mitra UMKM di mata konsumen. Hal ini sejalan dengan semangat Grup GoTo, perusahaan karya anak bangsa yang #BerjuangUntukIndonesia, dalam hal ini mendorong UMKM kuliner terus tumbuh dan berkembang melalui pemanfaatan teknologi yang tersedia di dalam ekosistem GoTo.
Salah satu resto favorit yang dapat ditemukan di GoFood PAS adalah Resto Nasi Telur Bahagia yang telah bergabung dengan GoFood sejak 2019. Ahmad Maftuh Ihsan pemilik resto Nasi Telur Bahagia mengatakan bagaimana pemanfaatan teknologi digital seperti GoFood telah membantu usahanya terus berkembang, bahkan di saat pandemi di mana usaha kecilnya dapat bertahan dan meraih omzet 50%.
“GoFood tidak pernah berhenti berinovasi. Sejak ada fitur GoFood PAS sebulan terakhir, jumlah pesanan menu hemat kami berhasil meningkat sampai dua kali lipat karena efektif menjawab kebutuhan masyarakat yang memang semakin gemar mencari menu-menu yang pas di kantong,” ujar Ihsan.
Baca Juga: Ikuti Borobudur Marathon 2023, Istri Ganjar Pranowo Ungkap Menu Makanan untuk Pecahkan Rekor
Berita Terkait
-
Jadi Buruan Pemudik, Sejarah Lumpia Semarang Ternyata Berawal dari Dua Sejoli Beda Negara
-
Resep Soto Sokaraja, Makanan Khas Banyumas yang Lezat Disantap Saat Lebaran
-
Meredupnya 3 Kuliner Khas Semarang, Padahal Hanya Muncul Saat Bulan Ramadan
-
Tak Hanya Jadi Museum, De Tjolomadoe Hadirkan Wisata Kuliner Nusantara dengan Konsep Jawa Klasik
-
Jelang Masuk Bulan Puasa, Ahli Gizi Ingatkan Berbuka dengan Takjil yang Manis, Ini Tujuannya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang