SuaraJawaTengah.id - Satreskrim Polresta Banyumas menggerebek tiga arena game online di Purwokerto yang diduga sebagai tempat judi online.
Tiga arena gim daring itu berada di Kelurahan Purwokerto Lor dan Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, serta Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Barat.
"Kami mendatangi tiga lokasi karena kami memperoleh informasi dari masyarakat terkait dengan tempat main gim online (daring) yang patut diduga itu digunakan juga sebagai aktivitas judi online," kata Kasatreskrim Kompol Ardiansyah Rithas Hasibuan dilansir dari ANTARA, Rabu (19/6/2024).
Dalam penggerebekan itu, lanjut Rithas, pihaknya telah mengamankan puluhan orang dari tiga lokasi tersebut dan untuk sementara masih dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.
Dalam hal ini, kata dia, jumlah saksi di dua lokasi masing-masing sekitar 20 orang dan satu lokasi lainnya sebanyak 8 orang.
"Saat ini, kami masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari para saksi." jelas dia.
Disinggung mengenai barang bukti yang diamankan, dia mengatakan saat ini pihaknya menetapkan status quo terhadap tiga arena gim daring tersebut.
Menurut dia, pihaknya akan segera informasikan jika sudah ada barang bukti yang diamankan oleh Satreskrim Polresta Banyumas.
"Di lokasi kami memang menemukan beberapa monitor, CPU komputer, dan beberapa alat yang digunakan untuk permainan itu," kata Kasatreskrim.
Baca Juga: Pernah Dibongkar Pengacara Alvin Lim, Ini Tiga Lokasi Markas Perjudian di Kota Semarang
Dari pantauan di salah satu lokasi penggerebekan yang berada di Kelurahan Purwokerto Lor, rumah kontrakan yang yang dijadikan sebagai arena gim daring telah dipasang garis polisi.
Salah seorang warga Kelurahan Purwokerto Lor RT 02 RW 02, Ahmad Subekti (59) mengaku jika awalnya warga setempat tidak curiga terhadap aktivitas di rumah yang berada di sebelah selatan Lapangan Pelopor itu.
"Saya tidak mengetahui, memang banyak orang keluar masuk ruko. Kami tahunya mereka bermain gim online," ucap dia.
Akan tetapi, kata dia, lambat laun warga curiga terhadap aktivitas di ruko tersebut karena saking banyaknya sepeda motor yang parkir di halaman tempat itu hingga 24 jam.
"Kalau gim online, sepeda motornya kok itu-itu saja," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau