SuaraJawaTengah.id - Muncul kasus dugaan piagam palsu piagam marching band SMPN 1 Semarang yang digunakan untuk PPDB 2024.
Disdikbud Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Inspektorat Jateng dan Ombudsman Jateng pun gerak cepat mendalami kasus tersebut.
"Ya, kaitan dengan piagam atau yang lain itu kan masuknya dalam dokumen ya. Dokumen pendukung dalam jalur prestasi, itu saat ini sedang dilakukan proses klarifikasi dari tim APIP inspektorat ya," ungkap Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Senin (1/7/2024).
Meskipun kejadian ini di tingkat SMA yang notabene menjadi naungan Disdikbud Jateng, pihaknya akan tetap berkordinasi dengan Disdikbud Kota Semarang karena piagam yang digunakan untuk daftar di salah satu SMA favorit tersebut didapat pada saat di bangku SMP.
Jika melihat salah satu piagam yang diduga palsu yakni, piagam marching band dari SMP Negeri 1 Semarang. Dan piagam ini bisa menambah 3 poin untuk siswanya.
Namun dengan adanya dugaan ini, dirinya mengaku belum bisa memberikan keputusan apakah itu sah secara dokumen atau tidak.
Saat ditanya apakah pihak sekolah harus tetap menerima siswa yang memiliki piagam tersebut, pihaknya juga belum bisa memberikan keputusan.
Perihal sanksi apa yang disiapkan jika memang terjadi pelanggaran, ia juga masih enggan memberikan statemen.
Baca Juga: Siapa Roger Bonet? Bek Baru PSIS Semarang dengan Segudang Pengalaman di Eropa
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Sisi Kelam Embun Es Dieng: Saat Wisatawan Berfoto, Petani Menanggung Rugi Miliaran Rupiah
-
Kasus Kusta di Jateng Masih Tinggi, Ahmad Luthfi Perluas Skrining Lewat Speling
-
Mahasiswa D3 Teknik Kimia UNS Belajar Langsung Praktik Industri di Semen Gresik Pabrik Rembang
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Hingga 7,00% dan Jaminan Pembayaran dari Negara
-
Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Ikan Itu Busuknya dari Kepala!