SuaraJawaTengah.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang terus menjadi sorotan publik. Bahkan sosok Hendrar Prihadi yang kini menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI mulai dikaitkan.
Namun demikian pria yang akrab disapa Hendi mengaku tidak pernah berpikir maju kembali pada Pilkada Kota Semarang tahun 2024.
"Kalau keinginan pasti enggak. Kalau secara aturan masih bisa," kata Hendi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang dikonfirmasi di Semarang, Jumat (2/8/2024).
Secara pribadi, mantan Wali Kota Semarang itu juga sudah berdiskusi dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.
"Saya juga sudah berdiskusi dengan pimpinan, saya sampaikan ke Mas Pacul kalau saya sudah selesai dengan urusan di Kota Semarang. Izinkan saya untuk bisa mengabdi ke tempat lain," katanya.
Hendi sebelumnya juga telah mendaftar penjaringan PDI Perjuangan untuk Pilkada Jawa Tengah 2024
"Saya dua bulan lalu berikhtiar untuk bisa ikut kontestasi mendaftar di PDI Perjuangan. Sekarang tinggal menunggu rekomendasi partai, apakah partai menugaskan saya atau tidak," katanya.
Dibanding Pilkada Kota Semarang, Hendi lebih mantap untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jateng, apalagi sudah berdiskusi juga dengan para pimpinan di PDIP Jateng.
Oleh karena itu, ia kembali menegaskan tidak ada keinginan atau pikiran untuk maju lagi pada kontestasi Pilkada Kota Semarang tahun ini, meskipun secara aturan masih memungkinkan.
Baca Juga: Bukan Hanya Slogan, Calon Wali Kota Ini Ingin Wujudkan Semarang Smart City Seutuhnya
"Saya sudah jelaskan tidak ada keinginan (maju Pilkada Kota Semarang, red). Kalau ada rencana enggak, pasti enggak ada, 100 persen," katanya menegaskan.
"Kami coba ikhtiar untuk bisa bareng-bareng membenahi Provinsi Jawa Tengah," tambah Hendi.
Hendi pertama kali maju pada Pilkada Kota Semarang tahun 2010 sebagai calon wakil wali kota berpasangan dengan Soemarmo H.S.
Pasangan Soemarmo-Hendi memenangi Pilkada Kota Semarang tahun 2010. Namun, setelah itu Soemarmo terjerat kasus korupsi sehingga Hendi menggantikan posisinya sebagai pelaksana tugas wali kota.
Pada Pilkada Kota Semarang tahun 2015, Hendi maju sebagai calon wali kota berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) dan menang dengan mengalahkan dua pasangan calon lainnya.
Pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020, Hendi-Ita kembali maju dan memenangkan kontestasi melawan kotak kosong. Hendi-Ita kemudian dilantik pada 27 Februari 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!