SuaraJawaTengah.id - Partai NasDem Kota Semarang mengklaim belum resmi bergabung dengan Koalisi Semarang Maju (KSM) yang dibentuk oleh sejumlah partai politik menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang 2024.
Diketahui, beberapa waktu lalu, enam parpol mendeklarasikan Koalisi Semarang Maju yang mengusung Alamsyah Satyanegara Sukawijaya (Yoyok Sukawi) yang juga kader Partai Demokrat sebagai calon wali kota Semarang.
Enam parpol tersebut, yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai NasDem.
Dalam deklarasi tersebut, dari lima parpol hadir langsung pimpinan atau ketuanya, sedangkan dari Partai NasDem hanya diwakili oleh pengurus.
Baca Juga: Mas Wawan Berpeluang Besar Dampingi Yoyok Sukawi di Pilwakot Semarang
Namun, ternyata deklarasi itu dibantah oleh Partai NasDem, dan menyatakan belum bergabung KSM.
"Kami memang belum masuk (koalisi, red.) karena belum dapat rekomendasi calon yang diusung untuk Pilkada Kota Semarang," kata Ketua DPD Partai NasDem Kota Semarang Setyo Budi dikutip dari ANTARA di Semarang, Rabu (14/8/2024).
Budi mengakui bahwa saat itu dirinya tidak hadir dan meminta diwakilkan oleh salah satu kader yang juga anggota DPRD Kota Semarang, yakni Budiharto.
"Saya tidak hadir dan tidak tanda tangan (deklarasi, red.). Karena memang rekomendasi belum turun. Jadi, ini masih sangat dinamis ya," katanya.
Mengenai kemungkinan NasDem untuk merapat ke parpol lain, seperti Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusung Dico Ganinduto karena masih kekurangan satu kursi, ia belum bersedia menjawab.
Baca Juga: Pilkada 2024 Memanas! Pengamat Sebut Dico Ganinduto akan Bawa Perubahan di Semarang
"Kalau komunikasi dengan Golkar dan PSI, sudah ya, namun belum final. Tunggu saja dua hari ini. Ini sedang berproses," katanya
Dengan tidak masuknya NasDem pada Koalisi Semarang Maju, terbuka peluang bagi Golkar dan PSI untuk mengusung Dico yang juga kader Golkar pada Pilkada Kota Semarang, dengan tambahan satu kursi dari NasDem.
Untuk PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri calon pada Pilkada Kota Semarang karena jumlah kursinya mencukupi, namun sejauh ini belum memutuskan siapa calon yang diusung, sedangkan Partai Gerindra sampai saat ini belum menentukan sikap.
Berita Terkait
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Sempat Bertemu dan Semeja dengan Jokowi, Puan Tegaskan Lagi: Hubungannya dengan PDIP Baik-baik Saja
-
Bertemu di Bukber Puan Ngaku Jelaskan Dinamika Revisi UU TNI kepada Surya Paloh dan Jokowi
-
Sama-sama Hadiri Acara Bukber NasDem, Puan Ngaku Hubungan dengan Jokowi Hangat: Nggak Ada Apa-apa
-
NasDem Gelar Buka Puasa Bersama, Jokowi Hingga Puan Hadir, Anies Baswedan Belum Terlihat
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka