SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan secara umum cuaca pada hari Kemerdekaan Indonesia Sabtu (17/8/2024) diprediksi cerah hingga berawan, karena sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada puncak musim kemarau, seperti di sebagian Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di Pulau Jawa, secara umum kota-kota besar berawan, seperti Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang. Sementara di Jakarta cuaca akan berawan tebal. Di Pulau Bali dan Nusa Tenggara, cuaca di Kota Mataram dan Denpasar umumnya berawan, kemudian di kota Kupang diprediksi cerah berawan.
Namun demikian Prakirawan Cuaca BMKG Nurul Iza Fitria mengatakan terdapat beberapa wilayah yang berisiko masih terjadi huja karena beberapa faktor, seperti sirkulasi siklonik yang terpantau di wilayah Selat Makassar, yang membentuk daerah belokan angin di Selat Makassar, kemudian di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
"Juga adanya daerah konvergensi yang diprediksi memanjang dari Kepulauan Nias hingga Perairan Barat Aceh, kemudian dari Kalimantan Barat hingga Laut Natuna, dari Laut Maluku hingga Sulawesi Utara, dari Laut Seram hingga Laut Halmahera, dari Perairan Utara Papua hingga Papua Barat," kata Nurul di kanal YouTube resmi BMKG.
Dia menyebutkan adanya daerah konfluensi atau pertumbuhan angin yang diprediksi berada di wilayah perairan barat Lampung, kemudian di Laut Natuna utara, di Sulawesi Tenggara, kemudian di Sulawesi Utara, dan juga di Maluku Utara.
Menurutnya, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi tersebut.
Adapun untuk prediksi cuaca di kota-kota besar wilayah Indonesia, di Sumatera untuk kota Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang, diprediksi terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan, sementara itu Kota Medan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang.
Sementara itu di Jambi, Bengkulu, dan Palembang, cuaca umumnya berawan tebal, sementara di Lampung terdapat potensi asap ataupun kabut. Kemudian di Pangkal Pinang terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan.
Di Pulau Kalimantan, untuk kota Banjarmasin cuaca berawan, sementara itu di Pontianak, Palangka Raya, Tanjung Selor, dan Samarinda terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan.
Baca Juga: Siapa Cawali Pendamping Yoyok Sukawi di Pilkada Semarang? Ini Bocorannya
Untuk Pulau Sulawesi, kota Kendari dan Makassar cuaca umum berawan, sementara di Palu terdapat udara kabur, dan Gorontalo dan Manado cuaca diprediksi hujan dengan intensitas ringan. Di Mamuju ada potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang.
Di wilayah Indonesia bagian timur, kata dia, untuk kota Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, dan Ambon terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan, sementara di kota Ternate dan Sorong berpotensi hujan dengan intensitas sedang. Diingatkan pula untuk waspada potensi hujan lebat di Nabire.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga