Salah seorang "anak kos" (sebutan bagi pekerja seks komersial yang indekos di Gang Sadar Baturraden, red.) menjalani pemeriksaan kesehatan pada acara bakti sosial yang digelar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dalam rangka memperingati HUT Ke-79 Republik Indonesia di Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (17/8/2024). ANTARA/Sumarwoto
Selain terhadap "anak kos", dia juga mendampingi PSK yang tidak indekos di Gang Sadar yang saat ini berjumlah sekitar 100 orang karena mereka pun membutuhkan pendampingan.
Menurut dia, hadirnya PSK yang tidak indekos tersebut disebabkan kemunculan tempat-tempat karaoke yang kurang mematuhi tata tertib seperti di Terminal Baturraden.
"Dari sisi lain juga mengganggu lingkungan vila-vila tempat singgah," kata Darkim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja