SuaraJawaTengah.id - Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Balai Kota Semarang berjalan ricuh pada Senin (26/8/2024). Pintu gerbang roboh akibat perlawanan dari mahasiswa dengan aparat kepolisian.
Aksi demo itu berbarengan dengan kegiatan Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilihan serentak Tahun 2024 Kota Semarang.
Mahasiswa gabungan dari Undip, UIN, dan UNNES menuntut Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya.
Dari pantuan Suara.com, aksi dorong terjadi antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Mahasiswa pun nekat merobohkan pintu gerbang di depan gedung DPRD Kota Semarang.
Apel siaga yang sedianya digelar jam 15.00 pun batal digelar. Para peserta membubarkan diri.
Mahasiswa terus menyuarakan tuntutannya dan bersholawat. Mereka terus mendorong aparat untuk bisa masuk ke gedung DPRD. Lihat video di SINI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang