"Kalau ditanya antara figur dan kekuatan parpol tentu lebih dominan figur karena pilkada itu menjual figur, kekuatan parpol sebagai pendukung," jelas Direktur Perkumpulan Research for Politics, Social Behavioral and Humanities (REKSOBHUMI) Jawa Tengah itu.
Dikatakannya, dalam diri seorang kandidat, rakyat akan dapat melihat langsung sosok yang akan dipilih. Rakyat dapat melihat langsung karakternya, etikanya, intelektualitasnya, visi-misi dan programnya.
"Sementara ini, figur Pak Ahmad Luthfi masih lebih populer karena beliau sudah lama memperkenalkan diri kepada masyarakat Jawa Tengah, apalagi beliau pernah menjadi kapolda Jateng, sedangkan Pak Andika baru akhir-akhir ini masuk ke Jawa Tengah," katanya.
Jawa Tengah Miniatur Indonesia
Pengamat Politik Undip Semarang, Teguh Yuwono mengatakan, pandangan Jawa Tengah sebagai miniatur Indonesia telah lama terbentuk. Hal ini juga dikaitkan dengan kesamaan antara Pilkada Jateng dan Pilpres.
Pada Pilgub Jateng 2018 sosok Ganjar Pranowo (nasionalis) berpasangan Taj Yasin Maimoen (religius) memenangkan kontestasi. Hal tersebut diikuti dengan kemenangan Joko Widodo (nasionalis) dan Ma'ruf Amin (religius) di Pilpres 2019.
Jika melihat hasil Pilpres 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sama-sama dari kalangan nasionalis, sementara KIM Plus menyodorkan pasangan nasionalis-religius di Pilgub Jateng. Kesamaan polanya sebetulnya ada di pasangan Andika-Hendi yang sama-sama nasionalis.
"Pemilih di Jawa Tengah hari ini masih sama dari kalangan santri, abangan, priyai. Dulu gabungan kekuatan nasionalis-religius bisa menang, tetapi pertanyanya sekarang gabungan kekuatan itu, apakah masih efektif atau tidak?" katanya.
Menurutnya, hasil survei yang akhir-akhir ini muncul belum bisa dijadikan gambaran siapa yang akan memenangkan pemilihan pada 27 November mendatang.
Baca Juga: Kanigoro Network: Ahmad Luthfi-Taj Yasin Diprediksi Menangi Pilgub Jateng, Ini Perolehan Suaranya
Dianamikan naik turunya elektabilitas paslon wajar terjadi karena hanya merupakan potret saat survei dilakukan. Yang paling akurat adalah jika survei dilaksanakan pada H-7 atau H-3 sebelum hari pemungutan suara.
"Dinamika naik turun, siapa hari menang, siapa yang kalah, itu tidak bisa dijadikan indikator," tegasnya dekan Fisip Undip itu.
Menguji Pilihan Mayoritas Elite Parpol
Menurut Teguh, Pilkada Jateng 2024 adalah momen menguji pilihan mayoritas elite parpol. Luthfi-Yasin yang dijagokan 15 parpol apakah akan memenangkan hati rakyat Jawa Tengah atau justru sebaliknya.
"Apakah pandangan politik elite sama dengan pandangan masyarakat? Hari ini kan PDIP hanya sendirian ya, tetapi massa mungkin berbeda. Ini juga untuk menguji pandangan elite parpol," ujarnya.
Kondisi PDI Perjuangan yang sendirian di Pilgub Jateng sebetulnya bukan kali ini saja terjadi. Pada Pilgub Jateng 2013, PDIP juga sendiri mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmiko dan berhasil keluar sebagai pemenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang