SuaraJawaTengah.id - Seorang laki-laki berinisial DA (40), warga Ngaliyan, Kota Semarang, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat terhadap seorang pendeta bernama Djoko Walujo Prastijo.
Peristiwa ini terjadi di rumah korban di Jalan Bergota Talang, Semarang, pada 28 Agustus 2024.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar menjelaskan bahwa pelaku, yang merupakan mantan menantu korban, datang ke rumah korban dalam keadaan mabuk. Konflik memuncak saat korban mencoba melindungi anaknya dari pelaku.
"Korban ditusuk di perut kiri dengan senjata tajam saat berada di teras rumah," ujar Kombes Irwan dikutip dari ANTARA pada Senin (23/9/2024).
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sakit hati setelah korban melaporkannya ke pihak berwajib terkait masalah pribadi yang mereka hadapi. DA diketahui merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara.
Atas tindakan kekerasan yang dilakukan, DA kini menghadapi ancaman hukuman dengan jeratan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama