SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa wilayah Semarang akan mengalami kondisi udara kabur pada Rabu (23/10/2024).
Hal ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Kania Mustikawati, dalam siaran prakiraan cuaca daring yang diikuti dari Jakarta.
Kondisi udara kabur di Semarang bisa mempengaruhi jarak pandang dan kualitas udara, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Udara kabur biasanya terjadi akibat partikel debu atau uap air yang terperangkap di atmosfer, menyebabkan penurunan visibilitas.
Selain Semarang, cuaca berawan juga diprakirakan akan terjadi di beberapa kota di Pulau Jawa seperti Serang, Jakarta, dan Yogyakarta. Hujan ringan kemungkinan turun di wilayah Bandung, sementara Surabaya juga diprediksi mengalami udara kabur.
Untuk wilayah lain di Indonesia, cuaca beragam, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat di sejumlah kota. Masyarakat Semarang diimbau untuk terus memantau pembaruan cuaca dari BMKG agar dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang berubah-ubah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah