SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa wilayah Semarang akan mengalami kondisi udara kabur pada Rabu (23/10/2024).
Hal ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Kania Mustikawati, dalam siaran prakiraan cuaca daring yang diikuti dari Jakarta.
Kondisi udara kabur di Semarang bisa mempengaruhi jarak pandang dan kualitas udara, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Udara kabur biasanya terjadi akibat partikel debu atau uap air yang terperangkap di atmosfer, menyebabkan penurunan visibilitas.
Selain Semarang, cuaca berawan juga diprakirakan akan terjadi di beberapa kota di Pulau Jawa seperti Serang, Jakarta, dan Yogyakarta. Hujan ringan kemungkinan turun di wilayah Bandung, sementara Surabaya juga diprediksi mengalami udara kabur.
Untuk wilayah lain di Indonesia, cuaca beragam, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat di sejumlah kota. Masyarakat Semarang diimbau untuk terus memantau pembaruan cuaca dari BMKG agar dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang berubah-ubah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026
-
Korban Keracunan MBG di Pati Kian Bertambah, Jumlah Tembus 259 Orang
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan